
Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang pemuda di Magelang akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap sembilan pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Polresta Magelang menangkap sembilan orang pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang pemuda berinisial RDY (19) meninggal dunia. SLOT GACOR ONLINE Peristiwa tragis itu terjadi di wilayah Tempurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut keterangan polisi, kejadian bermula saat sekelompok pemuda dari arah Kota Magelang datang menggunakan sepeda motor dan diduga memprovokasi warga yang sedang berkumpul di pos kamling. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi pengeroyokan terhadap dua korban, yakni RDY dan KDP (17).
Baca Juga: BABYMONSTER Sold Out Konser Pembuka Tur Dunia ‘CHOOM’ di Seoul
Akibat pengeroyokan tersebut, RDY mengalami luka parah dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia beberapa hari kemudian. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka.
Wakasat Reskrim Polresta Magelang AKP Toyib Riyanto mengatakan seluruh pelaku berhasil diamankan pada Jumat (8/5/2026). LINK ALTERNATIF TARUMA4DTOTO Para tersangka kini ditahan di Rutan Polresta Magelang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Polisi juga mengungkap adanya indikasi salah satu kelompok membawa senjata tajam saat kejadian berlangsung. Para pelaku dijerat pasal tentang tindak kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.
source: 9 Orang di Magelang Ditangkap Usai Keroyok Pemuda hingga Tewas
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


