
Arda baru aja mengumumkan kepergiannya dari band Naff. Ia menjelaskan proses hengkangnya di Instagram. Banyak yang bertanya perihal alasan ia undur diri dari band. Arda pun menjelaskan hal ini sudah ia rencanakan sejak beberapa bulan sepulang ibadah haji.
Arda baru aja mengumumkan kepergiannya dari band Naff. Ia menjelaskan proses hengkangnya di Instagram.
Banyak yang bertanya perihal alasan ia undur diri dari band. Arda pun menjelaskan hal ini sudah ia rencanakan sejak beberapa bulan sepulang ibadah haji.
Arda gak menjelaskan secara spesifik alasannya hengkang, hanya saja ia menuliskan perasaan hingga niatnya meninggalkan Naff.
Keputusan ini tampak berat dan panjang dilakukan Arda. Sebab banyak hati yang terluka dan perlu diobati setelah pengumuman ini.
Arda juga menyadari perjalanannya dengan Naff gak sebentar. Ia bahkan percaya bahwa masih akan dikenal sebagai vokalis Naff.
"Setelah saya merenung begitu panjang. Ternyata karier hanyalah karier, ada saatnya saya pun harus memutuskan dengan lapang dada untuk bilang sudah. Bukan karena benci tapi justru karena rasa menyayangi yang begitu besar agar berhenti untuk saling menyakiti jika terus dilanjutkan," tutur Arda dalam unggahannya, Jumat (2/8/2024).
Arda berjalan bersama Naff sudah 14 tahun. Tentunya ini bukan hal yang mudah dijalani suami Tantri Kotak itu.
Arda bergabung dengan Naff sejak 2010, setelah vokalis terdahulu, Ady, hengkang. Perjalanan Arda dimulai dan ikut menelurkan album Naff pada 2011 dengan tajuk Chapter 07 (Beginning), pertanda hadirnga formasi baru.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.
Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.



