AS-Saudi Cs Bersumpah Mau Bela Diri Lawan Serangan Iran ke Negara Arab

AS-Saudi Cs Bersumpah Mau Bela Diri Lawan Serangan Iran ke Negara Arab
Amerika Serikat dan beberapa negara Teluk, termasuk Arab Saudi, mengecam serangan Iran yang meluas ke sejumlah negara-negara di Timur Tengah hingga sejumlah warga sipil terluka.
Kecaman itu diungkapkan AS Cs melalui pernyataan bersama pada Minggu (1/3) malam waktu setempat.
Pernyataan itu mengecam Iran karena telah menyerang negara dan warga sipil di kawasan tersebut.
"Serangan yang tidak dibenarkan ini menargetkan wilayah kedaulatan, membahayakan warga sipil, dan merusak infrastruktur sipil," bunyi pernyataan bersama itu, dikutip Al Arabiya.
Selain AS dan Arab Saudi, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab juga menandatangani pernyataan itu.
"Tindakan Republik Islam (Iran) itu merupakan eskalasi berbahaya yang melanggar kedaulatan beberapa negara dan mengancam stabilitas regional. Menyerang warga sipil maupun negara yang tidak terlibat dalam konflik adalah tindakan sembrono dan dapat menimbulkan ketidakstabilan," lanjut pernyataan itu.
Negara-negara itu menegaskan kesatuan dalam membela warga, kedaulatan, dan hak untuk membela diri.
"Kami bersatu dalam membela warga negara, kedaulatan, dan wilayah kami, dan menegaskan kembali hak kami untuk membela diri dalam menghadapi serangan-serangan ini," demikian bunyi pernyataan, dikutip Departemen Luar Negeri AS.
Mereka juga menekankan komitmen terhadap keamanan regional dan memuji kerja sama pertahanan udara yang efektif.
"Kami tetap berkomitmen pada keamanan regional dan memuji kerja sama pertahanan udara dan rudal yang efektif yang telah mencegah hilangnya nyawa dan kerusakan yang jauh lebih besar."
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


