Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. bupati pekalongan gunakan grup wa belanja rsud bagikan uang korupsi
LiputanHot News

Bupati Pekalongan Gunakan Grup WA 'Belanja RSUD' Bagikan Uang Korupsi

SBTim Redaksi SATU BERITA
4 Maret 20265 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Bupati Pekalongan Gunakan Grup WA 'Belanja RSUD' Bagikan Uang Korupsi

Bupati Pekalongan Gunakan Grup WA 'Belanja RSUD' Bagikan Uang Korupsi

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengungkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq membagikan uang hasil korupsinya melalui grup WhatsApp bernama "Belanja RSUD".

"Di mana pengelolaan dan distribusi uang tersebut diatur oleh FAR. Pengaturan dilakukan melalui komunikasi WA Grup bernama 'Belanja RSUD' bersama para stafnya," ujar Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih, Rabu (4/3).

Asep juga mengatakan untuk pengambilan uangnya dibantu oleh staf dari Fadia.

"Setiap pengambilan uang untuk Bupati, staf selalu melaporkan, mendokumentasikan, dan mengirimkannya melalui WA Grup tersebut," katanya.

Sepanjang tahun 2023 - 2026, diketahui terdapat transaksi masuk ke PT Raja Nusantara Berjaya senilai Rp46 miliar yang bersumber dari kontrak antara PT Raja Nusantara Berjaya dan Perangkat Daerah di Pemkab Pekalongan.

Kemudian dari uang tersebut, Rp22 miliar digunakan untuk membayar gaji pegawai outsourcing.

Sementara sisanya Rp19 miliar dinikmati dan dibagikan ke setiap anggota keluarga dan orang terdekat Fadia.

Adapun rinciannya pembagiannya meliputi sebesar Rp5,5 miliar untuk Fadia Arafiq; Rp1,1 miliar untuk suaminya Mukhtaruddin Ashraff Abu; Rp2,3 miliar untuk Direktur PT RNB Rul Bayatun; Rp4,6 miliar kepada anaknya Muhammad Sabiq Ashraff; Rp2,5 miliar ke Mehnaz Na selain anaknya; dan penarikan tunai sebesar Rp3 miliar.

Sebelumnya, Fadia ditetapkan sebagai tersangka tunggal di kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan Tahun Anggaran 2023-2026.

Kasus ini terungkap dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang dilakukan pada Selasa (3/3) dini hari di Semarang, Jawa Tengah.

Sebanyak total 14 orang yang tertangkap tangan langsung diperiksa secara intensif begitu tiba di Kantor KPK. KPK melakukan gelar perkara atau ekspose untuk menentukan status hukum para pihak tersebut pada Selasa malam.



Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak
viralHot News

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha
Hot Newsviral

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtototaruma4d

Berita Terkini

  • 01
    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    20 Mei 2026
  • 02
    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    20 Mei 2026
  • 03
    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    19 Mei 2026
  • 04
    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    18 Mei 2026