Butuh Petugas Medis, RS di Aceh Tamiang Lumpuh Imbas Banjir

RS yang ada di Aceh Tamiang masih lumpuh
Rumah sakit daerah di Aceh Tamiang masih lumpuh imbas banjir sehingga pemerintah setempat terpaksa membawa korban luka ke Langsa maupun ke Medan, Sumatra Utara.
Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengatakan selain transportasi untuk distribusi logistik, pihaknya meminta agar didatangkan petugas medis untuk menangani korban luka ataupun ancaman penyakit di lokasi pengungsi.
Sementara untuk RS yang ada di Aceh Tamiang masih lumpuh dan perawat hingga dokternya juga terimbas banjir.
"Rumah sakit belum menerima, karena petugas rumah sakit juga pegawainya juga banyak yang terdampak. Makanya ini kita minta untuk buka posko kesehatan di tiap-tiap titik pengungsian," katanya.
Sejauh ini pihaknya hanya membawa korban luka imbas banjir dan longsor ke RS di Langsa dan ke arah Sumatera Utara.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


