Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

Hubungi via halaman kontak
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. cabuli sejumlah santriwati di bekasi guru ngaji ternyata ayah anak
LiputanPelecehanKriminal

Cabuli Sejumlah Santriwati di Bekasi Guru Ngaji, Ternyata Ayah-Anak

SBTim Redaksi SATU BERITA
29 September 20244 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Cabuli Sejumlah Santriwati di Bekasi Guru Ngaji, Ternyata Ayah-Anak

Polisi menangkap guru ngaji berinisial S (29) dan MHS (51), di Karangmukti, Karangbahgia, Kabupaten Bekasi, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya terbukti karena mencabuli sejumlah murid atau santriwatinya.

Polisi menangkap guru ngaji berinisial S (29) dan MHS (51), di Karangmukti, Karangbahgia, Kabupaten Bekasi, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya terbukti karena mencabuli sejumlah murid atau santriwatinya.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kompol Sang Ngurah Wiratama mengatakan dua pelaku berinisial S dan MHS, ternyata memiliki terkaitan berstatus hubungan ayah dan anak. Mereka membuka tempat pengajian tersebut sejak tiga tahun terakhir.

"Perhari ini, dua orang sudah kami tetapkan jadi tersangka yang kemarin kita amankan. Jadi perhari ini sudah digelarkan menjadi tersangka," katanya kepada wartawan, Minggu (29/8/2024).

Wira mengungkapkan, lokasi pencabulan yang dilakukan S dan MHS terhadap sejumlah santriwati yang masih di bawah umur bukanlah sebuah pondok pesantren, melainkan tempat pengajian, karena tidak memiliki izin dan legalitas.

Wira menegaskan tersangka S dan MHS merupakan guru ngaji di tempat pengajian tersebut. Hanya saja di tempat pengajian tersebut, kedua tersangka menggunakan sistem menginap, sehingga warga mengira pondok pesantren, dan para korban adalah murid perempuan dari para tersangka.

"Jadi memang dia ini (pelaku) guru ngaji. Namun, karena orang orang yang ngaji belajar ngajinya menginap kemudian berhari-hari, sehingga orang-orang sekitar situ sudah mengira dan memberi panggilan pondok pesantren, karena hanya menginapnya ditempatnya jadi kaya sudah pondok pesantren," jelasnya.

Wira menuturkan kasus itu terungkap setelah korban menceritakan ke orang tuanya. Lalu orang tua korban pun melapor ke Polres Metro Bekasi. dan akhirnya kedua tersangka ditangkap.

"Korban tersebut, melapor kepada orang tua dan orang tuanya juga akhirnya membuat laporan kepada kepolisian," tuturnya.

Sementara, kata Wira, total ada tiga santriwati di bawah umur yang melapor menjadi korban, dan tidak menutup kemungkinan adanya korban lainnya, Selain mengamankan para tersangka polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat perbuatan keduanya.

"Hingga perhari ini sebenarnya ada tiga, Namum kami masih tetap mendalami kalau apa bila memang masih ada korban-korban lain yang masih belum kita data kan atau mungkin belum melaporkan ya kami masih mengumpulkan bukti-bukti tersebut," imbuhnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan PERPPU Nomor 1 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Penggeledahan Kejati Jateng di SPPG Jawa Tengah: Dampak dan Tindak Lanjut 2026
Kriminal

Penggeledahan Kejati Jateng di SPPG Jawa Tengah: Dampak dan Tindak Lanjut 2026

10 Jul 20261 menit
Baca artikel
9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap, Korban Tewas Usai Dirawat
KriminalviralHot News

9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap, Korban Tewas Usai Dirawat

Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan seorang pemuda di Magelang akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap sembilan pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

11 Mei 20261 menit
Baca artikel
Kabur Saat Salat Jumat, 2 Tahanan Lapas Polman Ditangkap Saat Sembunyi di Empang
Hot NewsTrending Topicviral

Kabur Saat Salat Jumat, 2 Tahanan Lapas Polman Ditangkap Saat Sembunyi di Empang

Kabur Saat Salat Jumat, 2 Tahanan Lapas Polman Ditangkap Saat Sembunyi di Empang

25 Apr 20261 menit
Baca artikel
Heboh Dugaan Penyekapan di Hotel Jakut, Polisi Buka Suara
Hot NewsTrending TopicTeknologi

Heboh Dugaan Penyekapan di Hotel Jakut, Polisi Buka Suara

Heboh Dugaan Penyekapan di Hotel Jakut, Polisi Buka Suara

25 Apr 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari initaruma4d slot maxwin

Berita Terkini

  • 01
    Penggeledahan Kejati Jateng di SPPG Jawa Tengah: Dampak dan Tindak Lanjut 2026

    Penggeledahan Kejati Jateng di SPPG Jawa Tengah: Dampak dan Tindak Lanjut 2026

    10 Jul 2026
  • 02
    9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap, Korban Tewas Usai Dirawat

    9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap, Korban Tewas Usai Dirawat

    11 Mei 2026
  • 03
    Kabur Saat Salat Jumat, 2 Tahanan Lapas Polman Ditangkap Saat Sembunyi di Empang

    Kabur Saat Salat Jumat, 2 Tahanan Lapas Polman Ditangkap Saat Sembunyi di Empang

    25 Apr 2026
  • 04
    Heboh Dugaan Penyekapan di Hotel Jakut, Polisi Buka Suara

    Heboh Dugaan Penyekapan di Hotel Jakut, Polisi Buka Suara

    25 Apr 2026
  • 05
    Aksi Begal di Bawah JPO Gunung Sahari Akhirnya Terungkap

    Aksi Begal di Bawah JPO Gunung Sahari Akhirnya Terungkap

    24 Apr 2026
  • 06
    Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Mendiktisaintek Pastikan Korban Dapatkan Perlindungan

    Kasus Pelecehan Seksual FH UI, Mendiktisaintek Pastikan Korban Dapatkan Perlindungan

    15 Apr 2026