Cemburu, Jadi Motif Pria di Sergai Bunuh Istri saat Live Facebook

Serdang Bedagai - Pria bernama Agus Herbin Tambun (47) tega menikam istrinya, Hertalina Simanjuntak (46), hingga tewas di rumah mereka di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut). Ini motif pelaku sampai tega membunuh istrinya itu.
Serdang Bedagai - Pria bernama Agus Herbin Tambun (47) tega menikam istrinya, Hertalina Simanjuntak (46), hingga tewas di rumah mereka di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut). Ini motif pelaku sampai tega membunuh istrinya itu.
Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Donny Simatupang mengatakan penikaman itu dilatarbelakangi rasa cemburu. Pasalnya, pelaku merasa istrinya masih sering berhubungan dengan mantan suaminya. Akibatnya, pelaku gelap mata hingga tega menghabisi nyawa korban.
"Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa tindakannya didorong oleh sakit hati dan cemburu, merasa bahwa Hertalina sering berhubungan dengan mantan suaminya," kata Donny, Minggu (3/11/2024).
Donny mengatakan penikaman itu terjadi di rumah korban di Dusun VIII Potean, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Sabtu (2/11) pukul 21.00 WIB.
Pada saat kejadian, korban tengah asyik bernyanyi bersama keluarganya. Lalu, pelaku tiba-tiba datang dan langsung menikam korban secara membabi buta.
"Korban sedang bersenang-senang bersama keluarganya di rumahnya, menikmati musik sambil berkaraoke. Namun, tiba-tiba terduga pelaku yang dikenal sebagai suami Hertalina muncul, mengambil sebilah pisau dari meja. Pelaku menikamnya sebanyak lima kali," jelasnya.
Usai membunuh istrinya, pelaku langsung pergi melarikan diri. Pihak kepolisian yang menerima laporan itu langsung mencari pelaku hingga akhirnya menangkapnya. Donny menyebut pelaku ditangkap di rumah kerabatnya di Dusun II, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, pada Minggu (3/11) pagi.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.
Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.



