Diperiksa Bareskrim, Asisten Pribadi YouTuber Akui Beli dan Konsumsi 20 Tabung “Whip Pink”

Bareskrim Polri memeriksa asisten pribadi seorang YouTuber terkait dugaan penyalahgunaan gas nitrous oxide atau yang dikenal sebagai “whip pink”. Dalam pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui telah membeli dan mengonsumsi puluhan tabung gas tersebut untuk keperluan di luar fungsi normalnya.
Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap asisten pribadi seorang YouTuber dalam kasus dugaan penyalahgunaan gas nitrous oxide atau yang dikenal di kalangan tertentu sebagai “whip pink”. Gas ini umumnya digunakan untuk keperluan industri atau medis tertentu, namun kerap disalahgunakan untuk efek tertentu yang tidak sesuai aturan.
Baca Juga: Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Senilai Rp 61,25 Triliun
Dalam pemeriksaan tersebut, asisten pribadi itu mengakui telah membeli dan mengonsumsi sekitar 20 tabung “whip pink”. Pengakuan ini menjadi salah satu poin penting dalam pendalaman kasus yang tengah ditangani penyidik.
Polisi saat ini masih menelusuri asal-usul distribusi gas tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peredaran atau penyalahgunaannya. Selain itu, penyidik juga mendalami apakah ada unsur pelanggaran hukum lain terkait pembelian dan penggunaan zat tersebut.
Baca Juga: Wanita Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Wajah Korban Ditutup Kaus dan Bersimbah Darah
Kasus ini mencuat karena “whip pink” termasuk dalam kategori zat yang penggunaannya dibatasi dan dapat menimbulkan risiko kesehatan jika disalahgunakan. Aparat penegak hukum menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.
source: Diperiksa Bareskrim, Asisten Pribadi YouTuber Akui Beli dan Konsumsi 20 Tabung Whip Pink
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


