LiputanWorld News

Donald Trump Siap Debat Perdana dengan Kamala Harris 4 September

SBTim Redaksi SATU BERITA
3 Agustus 20243 menit baca
Ilustrasi artikel: Donald Trump Siap Debat Perdana dengan Kamala Harris 4 September

Calon presiden (capres) dari Partai Republik Donald Trump menyatakan siap untuk melaksanakan debat dengan capres dari Partai Demokrat Kamala Harris. Debat itu rencananya akan digelar oleh Fox News pada 4 September 2024.

Calon presiden (capres) dari Partai Republik Donald Trump menyatakan siap untuk melaksanakan debat dengan capres dari Partai Demokrat Kamala Harris. Debat itu rencananya akan digelar oleh Fox News pada 4 September 2024.

Diberitakan New York Times, Jumat (2/8), kesiapan itu dikonfirmasi Trump via media sosialnya, Truth Social. Debat akan digelar di Pennsylvania, negara bagian yang dikenal sebagai medan perang bagi kedua partai.

Fox News selaku penyelenggara debat ini juga telah menunjuk Bret Baier dan Martha MacCallum sebagai moderator.

Meski begitu, hingga Sabtu (4/8), pihak Kamala Harris belum mengonfirmasi persetujuan untuk debat tersebut maupun berbagai persyaratannya. Perwakilan Wakil Presiden AS itu belum memberi tanggapan setelah pernyataan Trump mencuat.

Jika acara itu terwujud, debat Pilpres di Fox News mendatang akan menjadi kali kedua Donald Trump mengikuti debat. Ia sebelumnya telah melakoni debat menghadapi Joe Biden yang kala itu masih menjadi kandidat capres Partai Demokrat.

Debat mendatang juga berpotensi menjadi ajang perdana Trump berhadapan langsung melawan Kamala Harris secara publik, terutama setelah Harris mengantongi nominasi capres dari Partai Demokrat.

Menurut Trump, debat di Fox News mendatang juga akan disaksikan penonton secara langsung. Format itu berbeda dari debat perdana di CNN yang dihelat di tempat tertutup.

Presiden AS ke-45 itu juga menambahkan format dan aturan debat mendatang mirip dengan versi CNN. Aturan itu mencakup pencegahan interupsi dengan mematikan mikrofon secara bergantian.

Di sisi lain, Trump juga mengaku sepenuhnya siap menghadapi Harris sebagai capres terbaru dari Partai Demokrat.

Debat Pilpres AS pertama kali digelar antara Joe Biden dan Donald Trump pada 27 Juni. Debat itu menjadi sorotan dunia karena penampilan Joe Biden dan Trump yang kontras.

Namun, beberapa pekan setelah debat itu, Joe Biden akhirnya memutuskan mundur sebagai capres dari Partai Demokrat. Joe Biden mundur pada 21 Juli setelah elektabilitas yang menurun serta tekanan dari berbagai pihak.

Wapres AS Kamala Harris kemudian mencuat sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Joe Biden. Setelah mendapat dukungan tokoh-tokoh penting Partai Demokrat, Harris akhirnya dapat mengamankan nominasi dari partai tersebut.

Ketua Komite Nasional Demokrat Jaime Harrison mengumumkan Harris mengamankan nominasi sebagai calon presiden Partai Demokrat pada Jumat (2/8).

Pengumuman itu disampaikan menjelang Konvensi Nasional Demokrat (DNC) yang akan diadakan di Chicago dari tanggal 19-22 Agustus 2024. Harris melewati ambang batas 2.350 suara delegasi untuk nominasi kurang dari dua minggu setelah Biden keluar dari pencalonan presiden AS 2024 dan mendukung Harris untuk kandidat Demokrat.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtoto slot gacor terpercayataruma4d slot maxwin