Gencatan Senjata Segera Berakhir, AS Akan Kerahkan 60.200 Tentara ke Dekat Iran

Gencatan Senjata Segera Berakhir, AS Akan Kerahkan 60.200 Tentara ke Dekat Iran
Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan sekitar 10.200 tentara tambahan ke Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang ketika batas waktu gencatan senjata dengan Iran segera berakhir. Pasukan tambahan itu akan bergabung dengan 50.000 personel yang sudah siaga di Timur Tengah, sehingga total akan menjadi sekitar 60.200 personel.
Mengutip laporan dari The Washington Post, Kamis (16/4/2026), sekitar 10.200 tentara tambahan itu berasal dari 6.000 personel di atas kapal induk USS George H.W. Bush beserta kapal-kapal perang pengawalnya dan sekitar 4.200 personel Angkatan Laut dan Korps Marinir di atas Gugus Tugas Kapal Amfibi USS Boxer dan Unit Ekspedisi Marinir ke-11. Pasukan tambahan ini diperkirakan akan tiba di wilayah tersebut pada akhir bulan ini
Baca Juga: Iran Bidik Kapal Induk dan Seluruh Kapal Perang AS: Kami Akan Tenggelamkan Semuanya!
Dengan gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada 22 April, pasukan tembahan ini akan bergabung dengan sekitar 50.000 personel yang menurut Pentagon telah terlibat dalam operasi melawan Iran baru-baru ini.
Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan kepada Fox Business bahwa perang di Iran dapat segera berakhir dan harga bensin akan turun drastis setelah konflik diselesaikan.
Trump pada hari Minggu mengumumkan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz, tak lama setelah runtuhnya perundingan damai tingkat tinggi selama 21 jam di Islamabad antara AS dan Iran.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.
Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.



