LiputanHot News

Geng Motor Bercelurit Berulah di Sukabumi, 4 Orang Bersimbah Darah

SBTim Redaksi SATU BERITA
1 Februari 20265 menit baca
Ilustrasi artikel: Geng Motor Bercelurit Berulah di Sukabumi, 4 Orang Bersimbah Darah

Geng Motor Bercelurit Berulah di Sukabumi, 4 Orang Bersimbah Darah

Empat remaja pria di Sukabumi terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi, Cibadak, dengan kondisi berlumuran darah usai diserang senjata tajam oleh gerombolan motor pada Minggu (1/2) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.

Keempat korban itu menjadi sasaran sekelompok orang tak dikenal saat melintas di kawasan jalur arah Parungkuda.

Salah satu korban, Alvin, menuturkan insiden bermula saat ia dan rekan-rekannya hendak mengisi bahan bakar di SPBU. Di tengah perjalanan, mereka tiba-tiba diadang oleh gerombolan bermotor yang jumlahnya puluhan.

"Lagi isi bensin, sama-sama jalan tiba-tiba ada gerombolan, mereka bawa senjata tajam jumlahnya banyak enggak kehitung. Mereka langsung nyerang pakai senjata tajam," ujar Alvin seperti dikutip detikJabar di IGD RSUD Sekarwangi, Cibadak.

Akibat serangan itu, ia mengalami luka parah di tangan karena menangkis bacokan yang mengarah ke kepalanya. "Saya nangkis karena mereka mengarah ke kepala," lirihnya.

Korban lainnya, MIF, memberikan kesaksian lebih rinci. Menurutnya, kelompok penyerang tersebut langsung mengeluarkan celurit begitu berpapasan.

"Para pelaku pakai helm, kita papasan, tiba-tiba langsung nyerang, langsung ngeluarin celurit. Enggak sempat minta tolong, saya langsung lari. Gerombolan itu pakai motor semuanya," kata MIF yang menderita luka sabetan di bagian lutut kaki.

Hal serupa juga dialami B. Ia kini terbaring lemah dengan kondisi jari dan tangan diperban tebal. "Saya tangkis pak, soalnya diarahkan ke kepala. Pelakunya pakai helm semua, jadi enggak kenal wajahnya. Diduga tangan saya patah," ungkapnya.

Sementara itu, MD yang saat kejadian berada di posisi dibonceng, tak luput dari serangan. Ia mengalami luka bacok di bagian punggung. "Kejadiannya gelap, setengah empat subuh. Saya di belakang (dibonceng), tahu-tahu kena bacok," tuturnya.

Suasana haru terlihat saat keluarga korban tiba di rumah sakit. Juju, nenek dari korban MIF, tampak syok dan tak kuasa menahan tangis. Ia tidak menyangka cucunya menjadi korban kekerasan jalanan, padahal pamit dari rumah untuk kegiatan keagamaan sekolah.

"Kaget banget dapat kabar dari temannya. Dia lagi rajaban di sekolahan. Jam 11 malam dikabarin masih di tempat acara rajaban, tahu-tahu jam 4 subuh sudah di IGD," ucap Juju terbata-bata.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada respons maupun keterangan dari pihak kepolisian.





Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4dkaisar4dtoto