LiputanKriminal

Heboh : ini Kronologi, Motif dan Identitas Pembunuh Kekasih Sesama Server di Manado

SBTim Redaksi SATU BERITA
3 September 20245 menit baca
Ilustrasi artikel: Heboh : ini Kronologi, Motif dan Identitas Pembunuh Kekasih Sesama Server di Manado

MANADO -Kasus pembunuhan di Manado yang terjadi pada Jumat (30/8/2024) menjadi berita kriminal heboh di Manado Sulawesi Utara hingga hari ini

MANADO -Kasus pembunuhan di Manado yang terjadi pada Jumat (30/8/2024) menjadi berita kriminal heboh di Manado Sulawesi Utara hingga hari ini

Fakta demi fakta dalam kasus ini terungkap.
Termasuk, kronologi, motif hingga identitas pelaku dan korbannya

Berikut ini sejumlah fakta kasus pembunuhan kekasih sesama server di Manado, Sulut yang berhasil dirangkum

Identitas korban dan pelaku

Korbannya seorang pria berusia 24 tahun bernama Jeremi Makahinda.

Korban tewas usai dihabisi oleh seorang siswa berinisial JVT (17).

JVT tega menghabisi nyawa Jeremi Makahinda karena merasa ditipu.

JVT dan Jeremi Makahinda rupanya merupakan kekasih sesama server.

Tersangka merupakan seorang siswa SMK di Manado

JVT adalah pelajar asal Desa Wusa, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara yang melakukan pembunuhan terhadap seorang pria asal Bitung.

JVT merupakan seorang pelajar di salah satu sekolah negeri di Kota Manado Sulut.

JVT akhirnya tak berkutik saat ditangkap Unit Reskrim Polsek Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Senin ( 2/9/2024).

JVT merupakan tersangka pembunuhan di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, Jumat (30/8/2024).

Korbannya Jeremi Makahinda (24) warga Kecamatan Mandidir, Kota Bitung.

Sementara tersangka ini merupakan pelajaran di salah satu sekolah negeri kejuruan di Kota Manado.

Pelaku akui punya hubungan dengan korban

Korban dan tersangka merupakan pasangan sesama server.

"Mereka berdua berkenalan lewat aplikasi Facebook sejak bulan Mei," ujar Kapolsek Mapanget Iptu Lesly Lihawa.

Menurut Lesly korban dan tersangka sudah beberapa kali melakukan pertemuan.

"Namun, pertemuan terakhir ini tersangka tega menghabisi korban karena sakit hati dibayar hanya Rp 50 ribu setelah melakukan hubungan," jelas Lesly.

"Sampai sekarang masih sekolah, sayang sekali masa depannya bisa terganggu karena kasus ini," pungkasnya.













Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.

4 Jul 20261 menit
Baca artikel
Dapur MBG Libur Sementara, Pekerja SPPG Bertahan Hidup dengan Kerja Sampingan

Dapur MBG Libur Sementara, Pekerja SPPG Bertahan Hidup dengan Kerja Sampingan

Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

4 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
oasistogel slot online gacorkaisar4dtoto slot gacor terpercaya