Heboh! Rumah Tangga Tasya Farasya Terancam Cerai?

Rumor perceraian Tasya Farasya dengan Ahmad Assegaf mencuat di media sosial. Ketidakhadiran Ahmad di momen penting Tasya serta isu keuangan rumah tangga membuat netizen semakin berspekulasi.
Beauty influencer ternama, Tasya Farasya, kembali jadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya atau konten kecantikannya, melainkan kabar kurang sedap soal rumah tangganya dengan sang suami, Ahmad Assegaf.
Isu perceraian mulai ramai diperbincangkan setelah Ahmad tak terlihat hadir dalam acara ulang tahun brand kosmetik milik Tasya. Netizen kemudian mengaitkan absennya Ahmad dengan tanda-tanda keretakan rumah tangga.
Spekulasi kian memanas setelah beredar cerita soal penggunaan amplop untuk uang bulanan, yang memicu dugaan adanya masalah dalam urusan keuangan keluarga. Hal ini langsung jadi bahan gosip di media sosial, dengan banyak warganet yang menyoroti gaya hidup mewah Tasya dan peran Ahmad dalam bisnis keluarga.
Meski demikian, baik Tasya maupun Ahmad belum memberikan klarifikasi resmi terkait rumor ini. Beberapa fans berharap isu tersebut hanyalah gosip semata, mengingat pasangan ini kerap tampil harmonis sebelumnya.
Kini, publik masih menantikan jawaban langsung dari Tasya Farasya mengenai kebenaran kabar perceraiannya.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


