Kasus Korupsi MBG Seret Dadan Hindayana, Pekerja SPPG Pati Minta Hukum Tegak

Pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyuarakan harapan agar proses hukum dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara transparan dan adil. Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara yang menyeret nama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, tanpa mengganggu keberlangsungan program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sejumlah pekerja dan relawan SPPG di Kabupaten Pati menyampaikan aspirasi terkait penanganan kasus dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka meminta aparat penegak hukum bertindak profesional dan menegakkan hukum secara tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran.
Menurut para pekerja, kepastian hukum sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang selama ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah. Mereka berharap proses penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan secara transparan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Baca Juga: Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar Setelah Kalahkan RD Kongo 1-0
Di sisi lain, para pekerja SPPG juga mengkhawatirkan dampak kasus tersebut terhadap operasional program di lapangan. Mereka menilai MBG telah memberikan manfaat tidak hanya bagi penerima makanan bergizi, tetapi juga bagi ribuan tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan dapur, distribusi makanan, hingga penyediaan bahan baku.
Karena itu, mereka berharap proses hukum dapat berjalan tanpa menghambat pelaksanaan program yang sedang berlangsung. Para pekerja menegaskan bahwa jika terdapat pihak yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu.
Baca Juga: Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung Selama 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus
Kasus yang menyeret nama Dadan Hindayana menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Aparat penegak hukum masih melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi dan laporan yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Para pekerja SPPG di Pati berharap hasil proses hukum nantinya dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola Program MBG agar berjalan lebih transparan, akuntabel, dan mampu terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Mereka menilai keberlanjutan program harus tetap menjadi prioritas di tengah proses hukum yang sedang berlangsung.
source: Kasus Korupsi MBG Seret Dadan Hindayana, Pekerja SPPG Pati Minta Hukum Tegak
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Seekor tapir yang sempat viral karena berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung, berakhir tragis setelah diburu dan disembelih oleh warga. Polisi telah menangkap empat orang yang diduga terlibat, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.





