Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. keberadaan den harin misteri pasukan senyap tni konon lebih mengerikan dari kopassus
LiputanMisteriLifestyle

Keberadaan Den Harin, Misteri Pasukan Senyap TNI Konon Lebih Mengerikan dari Kopassus

SBTim Redaksi SATU BERITA
29 Oktober 20244 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Keberadaan Den Harin, Misteri Pasukan Senyap TNI Konon Lebih Mengerikan dari Kopassus

Selain pasukan khusus yang lebih dikenal seperti Kopassus dari TNI Angkatan Darat dan Kopaska dari TNI Angkatan Laut, Indonesia ternyata memiliki pasukan elite lain yang lebih misterius dan tidak banyak diketahui publik, yaitu Detasemen Harimau (Den Harin). 

Selain pasukan khusus yang lebih dikenal seperti Kopassus dari TNI Angkatan Darat dan Kopaska dari TNI Angkatan Laut, Indonesia ternyata memiliki pasukan elite lain yang lebih misterius dan tidak banyak diketahui publik, yaitu Detasemen Harimau (Den Harin). 

Meski informasi tentang Den Harin sangat terbatas, pasukan ini digambarkan sebagai salah satu yang paling ditakuti di Indonesia, konon lebih mengerikan dari Kopassus. Keberadaan dan operasinya diliputi oleh kerahasiaan tingkat tinggi.

Den Harin diyakini dibentuk pada tahun 1986, sebagai bagian dari upaya pertahanan nasional di masa awal kemerdekaan, ketika Belanda berusaha merebut kembali kekuasaan. Jenderal L.B. Moerdhani, yang dianggap sebagai sosok utama di balik pembentukan pasukan ini, menciptakan Den Harin untuk menangani ancaman strategis yang membutuhkan kekuatan militer yang sangat khusus.

Bahkan, sebelum menjabat sebagai Panglima TNI, Moerdhani mengarahkan pembentukan unit ini dengan merekrut prajurit-prajurit terbaik dari TNI AD, AL, AU, dan Polri.

Misi utama Den Harin sangat rahasia, melibatkan perlindungan terhadap Presiden Republik Indonesia dan keamanan nasional dari ancaman, termasuk terorisme, kudeta, dan infiltrasi asing.

Pasukan ini dirancang untuk beroperasi di bawah radar, bergerak secara senyap tanpa terdeteksi. Selain menjalankan operasi-operasi rahasia, Den Harin juga dipercaya memiliki tanggung jawab dalam operasi anti-terorisme dan penindakan terhadap ancaman yang mengganggu stabilitas negara.

Keistimewaan Den Harin terletak pada seleksi yang sangat ketat dan eksklusif. Anggota pasukan ini tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang luar biasa, tetapi juga kecerdasan tinggi di berbagai disiplin ilmu, baik sosial maupun sains.

Mereka harus mampu berpikir cepat, memahami strategi militer yang kompleks, serta memiliki keterampilan analitis yang jauh melampaui standar prajurit biasa. Konon, satu anggota Den Harin memiliki kemampuan yang setara dengan 300 tentara reguler, menekankan betapa tingginya tingkat keahlian pasukan ini.

Meski begitu, keberadaan Den Harin selalu dikelilingi oleh misteri. Tidak ada dokumen atau pengakuan resmi dari pihak Mabes TNI mengenai aktivitas atau bahkan pembentukan resmi pasukan ini. Hingga kini, informasi tentang Den Harin lebih banyak beredar dalam bentuk spekulasi dan cerita dari sumber-sumber tidak resmi.

Hal ini membuat banyak pihak meragukan apakah pasukan tersebut benar-benar ada atau hanya legenda dalam sejarah militer Indonesia. Setelah beroperasi selama sembilan tahun, Den Harin dilaporkan dibubarkan pada tahun 1995.

Meskipun sudah tidak aktif, aura misterius dan reputasi pasukan ini tetap melekat di benak mereka yang mengetahui cerita tentangnya. Pasukan yang dirancang untuk melindungi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini tetap menjadi teka-teki dalam sejarah militer Indonesia, dengan banyak pertanyaan tentang operasi dan peran mereka yang belum terjawab hingga kini.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual
Hot NewsEconomy

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

Arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia kembali menjadi sorotan. Sejumlah investor global tercatat melepas kepemilikan saham maupun surat berharga Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pergerakan suku bunga, serta perubahan strategi investasi internasional.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar
viral

Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

Yana Priatna, pemilik sekaligus pengelola Emeralda Resort, dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh sejumlah konsumen yang mengaku mengalami kerugian total mencapai Rp117 miliar. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan permasalahan investasi dan pengelolaan unit properti yang belum menemukan penyelesaian.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari inikaisar4dtoto slot gacor terpercaya

Berita Terkini

  • 01
    Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

    Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

    9 Jun 2026
  • 02
    Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

    Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

    9 Jun 2026
  • 03
    Sejak Senin Tak Beroperasi, SPPG Bagolo Pangandaran Terkendala Dana Pusat Belum Cair

    Sejak Senin Tak Beroperasi, SPPG Bagolo Pangandaran Terkendala Dana Pusat Belum Cair

    9 Jun 2026
  • 04
    Kepala BGN Buka Suara soal SPPG yang Hentikan Operasional karena Dana MBG Belum Cair

    Kepala BGN Buka Suara soal SPPG yang Hentikan Operasional karena Dana MBG Belum Cair

    8 Jun 2026