Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. kenaikan ump 2026 bakal ditetapkan gubernur sebelum 24 desember 2025
LiputanHot NewsWorld NewsTrending Topic

Kenaikan UMP 2026 Bakal Ditetapkan Gubernur Sebelum 24 Desember 2025

SBTim Redaksi SATU BERITA
17 Desember 20255 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Kenaikan UMP 2026 Bakal Ditetapkan Gubernur Sebelum 24 Desember 2025

Pemerintah resmi mengatur formula pengupahan terbaru yang akan menentukan besaran upah minimum 2026, atau upah minimum provinsi (UMP 2026). Dalam pelaksanaannya, masing-masing pemerintah daerah diberikan wewenang untuk menghitung besaran UMP 2026 sesuai perekonomian daerahnya. Untuk kemudian diputuskan sebelum 24 Desember 2025.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, usai Peraturan Pemerintah terkait Pengupahan (PP Pengupahan) diteken oleh Presiden Prabowo Subianto, Dewan Pengupahan Daerah akan melakukan kajian terkait dengan kondisi masing-masing

Untuk menentukan besaran Alpha yang jadi komponen penghitungan upah minimum tahun depan. Adapun rumus perhitungan UMP 2026 yakni Inflasi + (Alpha x Pertumbuhan Ekonomi), dengan rentang Alpha antara 0,5-0,9.

Jika hasil perhitungan sudah keluar, selanjutnya Dewan Pengupahan Daerah diminta untuk mengusulkan besaran kenaikan UMP 2026 kepada pimpinan daerah masing-masing, untuk kemudian ditetapkan oleh gubernur.

"Itu batas waktu tanggal 24 Desember 2025. Formulanya tidak ada yang berubah, dari formula bahwa kenaikan upah sama dengan inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dikali Alpha," ujar Menaker Yassierli di kantornya, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut, ia pun memastikan bahwa setiap daerah bakal menaikan upah minimumnya di tahun depan, meskipun pertumbuhan ekonominya negatif. Pernyataan itu seolah memastikan upah minimum provinsi di daerah-daerah seperti Papua Tengah dan Papua Barat yang ekonominya minus pada kuartal III 2025, tidak akan turun

Yassierli mengutarakan, jika suatu daerah tidak mengalami pertumbuhan ekonomi, maka kenaikan UMP di tahun depan bakal mengacu pada angka inflasi.

"Tidak ada tentu istilahnya upahnya turun ya, karena formulanya tadi adalah inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi kali alpha," jelas.

"Jadi kalau pertumbuhan ekonomi yang negatif, maka Dewan Pengupahan Daerah tentu mempertimbangkan kenaikan berdasarkan kepada inflasi," ungkap Menaker.

Hasil akhir kenaikan UMP 2026 nantinya berada di tangan Dewan Pengupahan Daerah. Yassierli menyerahkan sepenuhnya kepadanya, lantaran mereka lebih mengetahui kondisi perekonomian di daerah.

"Kami sangat yakin Dewan Pengupahan Daerah punya data, tahu pertumbuhan ekonomi itu tinggi, kalau itu tinggi disebabkan oleh apa, kemudian sektor mana yang lebih dominan. Kami juga melakukan koordinasi dan coaching kepada Dewan Pengupahan Daerah," tuturnya.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Evaluasi Dapur MBG, Potensi Pemborosan Disebut Capai Rp 1 Triliun per Bulan
viral

Evaluasi Dapur MBG, Potensi Pemborosan Disebut Capai Rp 1 Triliun per Bulan

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul evaluasi terkait operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pihak menilai terdapat potensi pemborosan anggaran yang nilainya disebut bisa mencapai Rp 1 triliun per bulan apabila tata kelola program tidak segera diperbaiki.

12 Jun 20261 menit
Baca artikel
Trump Sebut Konflik dengan Iran Berakhir, Batalkan Rencana Serangan Militer Besar
Hot News

Trump Sebut Konflik dengan Iran Berakhir, Batalkan Rencana Serangan Militer Besar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran telah memasuki fase akhir dan mengumumkan pembatalan rencana serangan militer besar yang sebelumnya disiapkan. Keputusan tersebut disebut diambil setelah adanya perkembangan dalam jalur diplomasi antara kedua negara.

12 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtoto slot gacor terpercayadynasty4dtoto slot gacor hari ini

Berita Terkini

  • 01
    Evaluasi Dapur MBG, Potensi Pemborosan Disebut Capai Rp 1 Triliun per Bulan

    Evaluasi Dapur MBG, Potensi Pemborosan Disebut Capai Rp 1 Triliun per Bulan

    12 Jun 2026
  • 02
    Trump Sebut Konflik dengan Iran Berakhir, Batalkan Rencana Serangan Militer Besar

    Trump Sebut Konflik dengan Iran Berakhir, Batalkan Rencana Serangan Militer Besar

    12 Jun 2026
  • 03
    Iran Bantah Klaim Kesepakatan dengan AS, Minta Publik Tidak Langsung Percaya Pernyataan Trump

    Iran Bantah Klaim Kesepakatan dengan AS, Minta Publik Tidak Langsung Percaya Pernyataan Trump

    12 Jun 2026
  • 04
    Dasco Optimistis Rupiah Menguat, Masyarakat Diimbau Kurangi Simpan Dolar

    Dasco Optimistis Rupiah Menguat, Masyarakat Diimbau Kurangi Simpan Dolar

    11 Jun 2026