
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sumarni merespons isu penghentian operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akibat dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum cair. Ia memastikan proses penyaluran anggaran sedang berlangsung dan menjadi perhatian pemerintah.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sumarni angkat bicara terkait kabar sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menghentikan sementara operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dana operasional belum diterima.
Nanik menjelaskan bahwa keterlambatan pencairan dana terjadi karena proses administrasi dan verifikasi yang masih berjalan. Menurutnya, BGN saat ini tengah mempercepat penyelesaian berbagai tahapan agar dana dapat segera diterima oleh mitra pelaksana di daerah.
Baca Juga: Iran Hentikan Serangan ke Israel, Namun Tegaskan Siap Hadapi Konflik Berkepanjangan
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki niat menghentikan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas nasional. Karena itu, BGN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan kepada penerima manfaat tetap berjalan dan kendala teknis dapat segera diatasi.
Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah SPPG di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat, dilaporkan menghentikan sementara operasional karena mengalami kesulitan pembiayaan. Kondisi itu memicu kekhawatiran mengenai keberlangsungan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
BGN memastikan seluruh kewajiban kepada mitra pelaksana akan dipenuhi sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah juga melakukan evaluasi agar proses pencairan dana ke depan dapat berlangsung lebih cepat dan tidak mengganggu operasional dapur MBG di daerah.
source: Kepala BGN Jawab Isu SPPG Berhenti Operasi karena Dana Dapur MBG Belum Cair
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
PT PLN (Persero) memastikan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara hanya bersifat sementara. Perusahaan menargetkan kondisi sistem kelistrikan kembali normal dan pemadaman bergilir berakhir pada Rabu mendatang.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan menghentikan serangan terhadap Iran setelah menerima panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Langkah tersebut menjadi sinyal meredanya ketegangan yang sempat meningkat antara kedua negara dalam beberapa hari terakhir.



