
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengalami amblas cukup dalam hingga menyebabkan gangguan lalu lintas menuju arah Depok. Kondisi ini membuat sebagian badan jalan tidak bisa dilalui dan memicu kemacetan di sekitar lokasi. Kejadian tersebut diduga dipicu oleh kondisi struktur tanah dan saluran bawah jalan yang sudah tidak stabil.
Peristiwa jalan amblas terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada ruas yang mengarah ke Depok. Bagian jalan dilaporkan mengalami penurunan cukup signifikan hingga membentuk lubang besar di badan jalan.
Berdasarkan laporan di lapangan, lubang yang terbentuk diduga memiliki kedalaman hingga sekitar tiga meter. Kondisi ini membuat satu lajur jalan tidak dapat digunakan sehingga arus kendaraan menjadi tersendat.
Baca Juga: Balita di Bekasi Tewas Tragis, Diduga Dihabisi Pamannya Sendiri
Akibat kejadian tersebut, pengendara yang melintas harus lebih berhati-hati karena posisi jalan amblas berada di area yang cukup padat lalu lintas. Polisi dan petugas terkait kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dengan menyempitkan jalur yang bisa digunakan kendaraan.
Baca Juga: Netanyahu Perintahkan Militer Israel Kuasai 70 Persen Gaza
Selain itu, penanganan darurat dilakukan untuk mencegah kerusakan semakin meluas, termasuk pemeriksaan pada struktur jalan dan saluran yang berada di bawah permukaan. Warga dan pengendara juga diimbau untuk mencari jalur alternatif sementara waktu hingga perbaikan selesai dilakukan.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


