
Ada manuver transfer menarik yang akan dilakukan Manchester United di bursa transfer musim panas ini. Setan Merah dilaporkan akan mencoba untuk menukarkan Antony dengan gelandang Barcelona, Frenkie De Jong.
Ada manuver transfer menarik yang akan dilakukan Manchester United di bursa transfer musim panas ini. Setan Merah dilaporkan akan mencoba untuk menukarkan Antony dengan gelandang Barcelona, Frenkie De Jong.
Beberapa hari terakhir, rumor transfer De Jong ke Manchester United kembali mencuat. Barcelona dilaporkan kembali menawarkan sang gelandang ke MU di musim panas ini.
Pelatih kepala MU, Erik Ten Hag dikabarkan masih tertarik pada sosok De Jong. Namun di sisi lain, transfer ini sulit dilakukan karena budget transfer Setan Merah lagi terbatas.
Menurut laporan tersebut, Manchester United saat ini memutuskan untuk menukar Antony dengan De Jong.
Winger asal Brasil itu dikabarkan tidak masuk dalam rencana Erik Ten Hag untuk musim 2024/2025. Ia dikabarkan kalah saing dengan Jadon Sancho dan Amad Diallo di sisi kanan sayap MU.
Itulah mengapa ketimbang ia hanya jadi penghangat bangku cadangan, mereka mencoba untuk menjadikannya alat tukar untuk transfer De Jong.
Namun laporan yang sama mengklaim bahwa proposal MU untuk menukarkan Antony dengan De Jong ditolak mentah-mentah oleh Barcelona.
Skuad Barcelona saat ini memiliki opsi winger yang berlimpah. Bahkan mereka mau menyingkirkan beberapa winger di musim panas ini.
Jadi mereka tidak butuh winger baru seperti Antony dan mereka juga butuh tambahan dana. Jadi mereka menolak ide barter Antony dengan De Jong tersebut.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul evaluasi terkait operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pihak menilai terdapat potensi pemborosan anggaran yang nilainya disebut bisa mencapai Rp 1 triliun per bulan apabila tata kelola program tidak segera diperbaiki.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran telah memasuki fase akhir dan mengumumkan pembatalan rencana serangan militer besar yang sebelumnya disiapkan. Keputusan tersebut disebut diambil setelah adanya perkembangan dalam jalur diplomasi antara kedua negara.



