Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

Hubungi via halaman kontak
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. meninggal di rumah sakit medan pengurus ponpes yang dibakar santrinya
LiputanKriminal

Meninggal di Rumah Sakit Medan, Pengurus Ponpes yang Dibakar Santrinya

SBTim Redaksi SATU BERITA
16 Oktober 20244 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Meninggal di Rumah Sakit Medan, Pengurus Ponpes yang Dibakar Santrinya

Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur, di Kabupaten Langkat, bernama Adab Auli R alias AAR (19), dikabarkan meninggal dunia di RSUPH Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara. Adab Auli merupakan korban pembakaran yang diduga dilakukan oleh santrinya.

Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur, di Kabupaten Langkat, bernama Adab Auli R alias AAR (19), dikabarkan meninggal dunia di RSUPH Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara. Adab Auli merupakan korban pembakaran yang diduga dilakukan oleh santrinya.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo mengatakan bahwa korban meninggal dunia di RUSPH Adam Malik, Kota Medan pada Senin siang, 14 Oktober 2024, sekitar pukul 13.10 WIB.

"Ya benar, berdasarkan surat keterangan meninggal yang dikeluarkan oleh dokter pada RSUPH Adam Malik, Kota Medan, menyatakan bahwasanya pasien RS Adam Malik berinisial AAR," kata David saat dikonfirmasi VIVA pada Rabu, 16 Oktober 2024.

David mengungkapkan bahwa pihak dokter RSUPH Adam Malik, Kota Medan sudah menyerahkan surat keterangan meninggal dunia korban pembakaran tersebut.

"Setelah dilaksanakan pemeriksaan orang meninggal (korban pembakaran), terhadap yang bersangkutan telah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter Rumah Sakit Adam Malik, Kota Medan," ucap David. Adab Auli R menjadi korban pembakaran yang diduga dilakukan seorang santri Pondok Pesantren An Nur, berinsial FAZ (17). Untuk motif pelaku pembakaran tersebut, dipicu dendam karena korban sering membully pelaku.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, motifnya dendam, sakit hati karena sering dibully oleh korban," kata David.

Selain itu, David mengatakan berdasarkan pengakuan pelaku, bahwa korban suka memfitnah AFZ. Sehingga, pelaku kerap ditegur Pimpinan Pondok Pesantren An-Nur.

"Dan diduga juga merasa sering difitnah serta diadu domba, yang membuat ABH (anak berhadapan hukum) dimarahin dan ditegur sama Pimpinan Pondok Pesantren," jelas David.
David menjelaskan dari olah TKP pertama pelaku berstatus saksi, merekayasa kejadian tersebut. Bahwa korban yang dibakar di dalam kamar masjid di Ponpes tersebut, melihat ada orang melarikan diri menuju perkebunan sawit.

David mengungkapkan dari keterangan FAZ, polisi melihat ada yang janggal. Ditambah lagi, saat kejadian pelaku sedang piket malam di Ponpes tersebut pada Sabtu dini hari, 5 Oktober 2024, sekitar pukul 03.00 WIB.

"Kami melihat ada kejanggalan sehingga melakukan pendalaman. Saksi yang melihat peristiwa itu pertama kali, justru itulah kami duga sebagai ABH yakni FAZ (17) yang juga santri di Ponpes itu,

" kata David. Peristiwa itu terjadi di ruang kamar Masjid Pondok Pesantren An Nur, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai dan korbannya Adab Auli Rizki (19).
Kemudian, itulah yang mengundang saksi untuk melihat ke dalam masjid dan ternyata ada kamar marbot masjid sebagai tempat istirahat terbakar. Kemudian, saksi meminta tolong kepada santri lainnya, sehingga mendobrak pintu dan menyelamatkan korban.

"Itulah cerita yang dibangun diawal oleh saksi. Namun setelah kita melakukan pendalaman, tidak seperti itu kejadiannya," ujar David.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton terhadap FAZ, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Beberapa hari sebelumnya, santri itu meminta tolong kepada santri junior untuk membeli Pertalite.

Selanjutnya, FZA sedang piket jaga malam dan melihat korban sedang lengah lalu dia mengambil ambal. Lalu, menyiramkan ambal dengan pertalite dan memasukkannya ke dalam kamar dilanjutkan dengan menyulutkan dengan api.

Setelah itu, pelaku menyampaikan kepada santri yang juga sedang jaga malam, bahwa seolah-olah ada orang yang lari keperkebunan seperti cerita yang dimanipulasi olehnya.

"Jadi saksi ini memanipulasi dan merekayasa kejadian itu tidak pernah ada. Inisial saksi FAZ," tutur David. Kini, FAZ sudah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus ini dan ditahan. Sedangkan, korban mengalami luka berat bakar capai 80 persen dan menjalani perawatan di RUSP H Adam Malik, Kota Medan.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Kasus Korupsi MBG: Kejagung Periksa Saksi Baru
Kriminal

Kasus Korupsi MBG: Kejagung Periksa Saksi Baru

15 Jul 20261 menit
Baca artikel
Fakta Kasus SPPG Fiktif Cilacap dan Modus Korupsi MBG
Kriminal

Fakta Kasus SPPG Fiktif Cilacap dan Modus Korupsi MBG

15 Jul 20261 menit
Baca artikel
Az Zahra Ditangkap Judi Online: Kronologi Lengkap
Kriminal

Az Zahra Ditangkap Judi Online: Kronologi Lengkap

14 Jul 20261 menit
Baca artikel
Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR: Berita Terkini
Kriminal

Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR: Berita Terkini

11 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
oasistogel slot online gacorkaisar4dtoto slot gacor terpercaya

Berita Terkini

  • 01
    Kasus Korupsi MBG: Kejagung Periksa Saksi Baru

    Kasus Korupsi MBG: Kejagung Periksa Saksi Baru

    15 Jul 2026
  • 02
    Fakta Kasus SPPG Fiktif Cilacap dan Modus Korupsi MBG

    Fakta Kasus SPPG Fiktif Cilacap dan Modus Korupsi MBG

    15 Jul 2026
  • 03
    Az Zahra Ditangkap Judi Online: Kronologi Lengkap

    Az Zahra Ditangkap Judi Online: Kronologi Lengkap

    14 Jul 2026
  • 04
    Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR: Berita Terkini

    Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR: Berita Terkini

    11 Jul 2026
  • 05
    Penggeledahan Kejati Jateng di SPPG Jawa Tengah: Dampak dan Tindak Lanjut 2026

    Penggeledahan Kejati Jateng di SPPG Jawa Tengah: Dampak dan Tindak Lanjut 2026

    10 Jul 2026
  • 06
    9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap, Korban Tewas Usai Dirawat

    9 Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Magelang Ditangkap, Korban Tewas Usai Dirawat

    11 Mei 2026