Menteri HAM Soroti SPPG Surabaya, Nilai Pengelolaan 1 Dapur untuk 13 Sekolah Tidak Profesional

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Surabaya dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai satu dapur yang melayani hingga 13 sekolah terlalu berat dan berpotensi menimbulkan masalah dalam kualitas serta keamanan layanan makanan.
Menteri HAM Natalius Pigai menilai pengelolaan SPPG di Surabaya tidak berjalan secara profesional setelah terjadinya kasus dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyoroti satu unit dapur SPPG yang diketahui melayani hingga 13 sekolah sekaligus, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
Menurut Pigai, beban tersebut terlalu besar untuk satu dapur, terutama di kota besar seperti Surabaya yang memiliki jumlah siswa tinggi. Ia menyebut kondisi itu berpotensi menurunkan kualitas pengawasan, distribusi, hingga standar kebersihan makanan yang disalurkan ke sekolah-sekolah.
Baca Juga: Karyawan Google Ditangkap, Diduga Gunakan Data Rahasia untuk “Main” di Polymarket
Dalam keterangannya, Pigai juga menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi MBG. Ia menegaskan bahwa dapur yang dianggap bermasalah harus dihentikan dan diganti dengan pengelola yang lebih profesional, disiplin, dan memiliki standar operasional yang lebih ketat.
Selain itu, ia menyoroti lemahnya sistem pengawasan di lapangan, termasuk tidak adanya mekanisme kontrol harian yang memadai untuk memastikan keamanan makanan sebelum dibagikan ke siswa. Hal ini dianggap menjadi salah satu faktor yang perlu segera dibenahi oleh pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Senilai Rp 61,25 Triliun
Pernyataan ini muncul setelah ratusan siswa di Surabaya dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG. Pemerintah kemudian melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan SPPG di wilayah tersebut.
source: Menteri HAM Soroti SPPG Surabaya, Satu Dapur Layani 13 Sekolah: Amatir, Tak Profesional!
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim situasi konflik di Lebanon mulai menunjukkan tanda-tanda mereda setelah upaya diplomasi yang melibatkan Israel dan Hizbullah. Di tengah perkembangan tersebut, Trump juga menegaskan bahwa pemerintahannya masih berupaya melanjutkan negosiasi dengan Iran guna mencapai kesepakatan damai yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (2/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses produksi, kebersihan, dan distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.



