
Meski program MBG libur panjang, jajaran SPPG dan pengawas gizi di NTB tetap menjalankan tugas pengawasan dan administrasi.
Meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah memasuki masa libur panjang, aktivitas kerja di tingkat pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap berjalan.
Baca Juga: Pemerintah Ubah Skema Insentif Dapur MBG, Tak Lagi Rp6 Juta per Hari
Kepala SPPG bersama para pengawas gizi dilaporkan tetap masuk kerja untuk menjalankan tugas-tugas administratif, evaluasi, serta persiapan operasional menjelang kembali aktifnya program.
Selama masa libur program, fokus utama para petugas adalah memastikan seluruh data, laporan, dan kebutuhan logistik tetap terpantau dengan baik. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kendala saat MBG kembali dijalankan.
Baca Juga: Dituding Ingin Bajak Kader PDIP, Ketua PSI Siap Jelaskan Dinamika Politik kepada Elite Banteng
Selain itu, pengawasan terhadap standar kebersihan, keamanan pangan, serta kesiapan dapur juga tetap dilakukan secara berkala meskipun kegiatan distribusi makanan sementara dihentikan.
Pemerintah daerah menilai keberlanjutan kerja di masa jeda ini penting untuk menjaga kualitas layanan dan efektivitas program ketika kembali berjalan.
source: MBG Libur Lama, Kepala SPPG hingga Pengawas Gizi di NTB Tetap Masuk Kerja
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Wacana pelibatan sekolah dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sambutan positif dari sejumlah sekolah di Mojokerto. Pihak sekolah menilai langkah tersebut dapat meningkatkan efektivitas distribusi makanan sekaligus memperkuat pengawasan pelaksanaan program di lingkungan pendidikan.
Kemarahan di Israel memuncak setelah empat tentaranya dilaporkan tewas dalam serangan yang dikaitkan dengan Hizbullah. Seorang politikus Israel melontarkan pernyataan kontroversial yang menyerukan tindakan lebih keras terhadap Lebanon, memicu sorotan internasional di tengah konflik yang terus memanas.



