Methodist 2 Kisaran Terapkan Sistem Belajar Fleksibel untuk Tingkatkan Kualitas Siswa

Methodist 2 Kisaran mulai menerapkan metode belajar fleksibel guna meningkatkan kreativitas dan kemampuan siswa.
Methodist 2 Kisaran terus melakukan inovasi dalam dunia pendidikan dengan menerapkan sistem belajar fleksibel bagi para siswanya. Program ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan tidak terbatas pada kegiatan di dalam kelas saja.
Dalam penerapannya, siswa diberikan kesempatan untuk belajar melalui berbagai metode, seperti proyek kelompok, praktik lapangan, serta pembelajaran mandiri berbasis digital. Guru berperan sebagai pembimbing yang membantu siswa mengembangkan potensi mereka secara maksimal.
Selain itu, sekolah juga mulai memanfaatkan platform digital seperti Google Classroom untuk mendukung proses pembelajaran agar lebih efektif dan mudah diakses.
Pihak sekolah menyatakan bahwa metode ini mampu meningkatkan minat belajar siswa serta melatih keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
Dengan adanya inovasi ini, Methodist 2 Kisaran diharapkan mampu mencetak siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan di era modern.
source: Kompas
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul evaluasi terkait operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pihak menilai terdapat potensi pemborosan anggaran yang nilainya disebut bisa mencapai Rp 1 triliun per bulan apabila tata kelola program tidak segera diperbaiki.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran telah memasuki fase akhir dan mengumumkan pembatalan rencana serangan militer besar yang sebelumnya disiapkan. Keputusan tersebut disebut diambil setelah adanya perkembangan dalam jalur diplomasi antara kedua negara.



