Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. mistisnya stasiun ambarawa di semarang
LiputanMisteriMistisKeramatviral

Mistisnya Stasiun Ambarawa Di Semarang

SBTim Redaksi SATU BERITA
24 Agustus 20246 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Mistisnya Stasiun Ambarawa Di Semarang

SEMARANG - Selain memiliki nilai sejarah, Stasiun Ambarawa di Desa Tegalrejo, Kecamatan Amabarawa, Semarang, Jawa Tengah ternyata menyimpan kisah mistis.

SEMARANG - Selain memiliki nilai sejarah, Stasiun Ambarawa di Desa Tegalrejo, Kecamatan Amabarawa, Semarang, Jawa Tengah ternyata menyimpan kisah mistis.

Hal itu diungkap oleh pemandu wisata Rudi Harjanto (48), yang menyebutkan di sekitar toilet Stasiun Ambarawa ada sosok kuntilanak.

Kabarnya, sosok tersebut sering menampakan diri kepada warga sekitar maupun para tamu yang datang.

"Terus juga ada kereta seri C1016 pernah tabrak orang sampai meninggal. Konon katanya darah orang yang tertabrak itu dikasih perasan jeruk dan bunga, setiap malam di kereta itu ada yang nangis," katanya saat ditemui di lokasi, Jumat (9/8/2024) lalu

Meski sering mendengar cerita horor dari warga sekitar, ia belum pernah menemukan sosok kuntilanak maupun tangisan korban tabrak kereta.

Sementara, untuk hantu sosok atau penampakan pasukan tentara penjajah, lebih banyak ditemui di Barak Bantir.

Rudi mengaku, di sana sering ada penampakan barisan tentara Jepang tanpa kepala dan membuat warga kabur usai melihatnya.

"Perlu diketahui saat terjadi peralihan kekuasaan dari Belanda ke Jepang, jadi tidak ada laki-laki yang ditahan di sini karena khusus wanita dan anak-anak, mereka ditahan secara tidak manusiawi," tegasnya.

Ketika Belanda kembali menambil kekuasaan, banyak terjadi pembantaian tentara Jepang hingga pemenggalan kepala.

Hal itulah yang diyakini warga sekitar bahwa hantu tentara Jepang tanpa kepala, merupakan peristiwa pembalasan Belanda.

"Karena memang mereka dibunuh dengan cara yang sama (disiksa dan dipenggal)," jelasnya.

Oleh karena itu, ia memastikan hantu tanpa Kepala yang terlihat di sekitar Bantir sampai Benteng sebelun Stasiun Ambarawa adalah tentara Jepang.

"Karena situasi setelah 1945 Belanda kembali ke sini lagi," imbuhnya.

Sebelumnya, Kecamatan Ambarawa terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dan salah satu daerah penghasil kopi serta gula yang terkenal saat zaman penjajahan Hindia Belanda.

Ambarawa memiliki luas 56,12 km dan berpenduduk 59.914 jiwa dengan kepadatan penduduk 1.486 jiwa/km

Namun, Kota Ambarawa saat ini mengalami proses transisi dari daerah pertanian menjadi beberapa kegiatan utama berupa jasa, perdagangan dan industri terutama kayu dan tekstil.

Sebagai informasi, Ambarawa di kelilingi beberapa gunung besar antara lain Gunung Ungaran, Merbabu, Telomoyo, Kelir.

Selain gunung, Ambarawa juga memiliki sejumlah bukit yaitu Kendalisodo, Potro, Kendil dan Gajah.

Rudi Harjanto (48) mengatakan, pemerintahan Hindia Belanda menobatkan kawasa Ambarawa sebagai daerah militer dan dibangun sebuah benteng bernama Willem I.

Willem I adalah nama seorang raja Belanda dan Adipati Agung Luksemeburg pertama yang cintai oleh rakyat negeri kincir angin pada masa itu.

Sehingga namanya diabadikan menjadi sebuah benteng militer di Amabarawa, Semarang Jawa Tengah.

Kemudian oleh pemerintahan Hindia Belanda, dibangun sebuah stasiun kereta api karena hasil pertanian di sana yang semakin berlimpah sehingga butuh transportasi yang cepat dan efisien.

"Dibangunnya stasiun ini untuk kepentingan militer dan distiribusi produksi. Jadi berbeda dengan jalur lain, di antara Stasiun Kedungjati dengan Ambarawa kemudian di teruskan sampai ke Magelang dan Yogyakarta, adalah untuk distibusi hasil gula," terangnya

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Taufik Hidayat Tertangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Sayembara Rp 250 Juta
Hot Newsviral

Taufik Hidayat Tertangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Sayembara Rp 250 Juta

Setelah Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan seorang wanita di Bandung, berhasil ditangkap aparat kepolisian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan nasib sayembara senilai Rp250 juta yang sebelumnya dijanjikan bagi pihak yang membantu mengungkap keberadaan pelaku.

24 Jun 20261 menit
Baca artikel
Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Ini Alasannya
Sports

Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Ini Alasannya

Timnas Indonesia dipastikan tidak akan berpartisipasi pada cabang sepak bola putra Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menegaskan bahwa absennya Indonesia disebabkan regulasi baru yang diterapkan oleh penyelenggara Asian Games bersama AFC dan OCA.

24 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari inikaisar4dtoto slot gacor terpercaya

Berita Terkini

  • 01
    Taufik Hidayat Tertangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Sayembara Rp 250 Juta

    Taufik Hidayat Tertangkap, Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Sayembara Rp 250 Juta

    24 Jun 2026
  • 02
    Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Ini Alasannya

    Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Ini Alasannya

    24 Jun 2026
  • 03
    Kasus Korupsi MBG Seret Dadan Hindayana, Pekerja SPPG Pati Minta Hukum Tegak

    Kasus Korupsi MBG Seret Dadan Hindayana, Pekerja SPPG Pati Minta Hukum Tegak

    24 Jun 2026
  • 04
    Dasco Ajak Buruh Bersatu, Tegaskan Kondisi Fiskal Indonesia Tetap Kuat

    Dasco Ajak Buruh Bersatu, Tegaskan Kondisi Fiskal Indonesia Tetap Kuat

    23 Jun 2026