Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. monkeypox mpox penyakit zoonosis yang akan jadi ancaman global
LiputanHealthyHot News

Monkeypox ( Mpox ) Penyakit Zoonosis yang Akan Jadi Ancaman Global

SBTim Redaksi SATU BERITA
3 September 202410 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Monkeypox ( Mpox ) Penyakit Zoonosis yang Akan Jadi Ancaman Global

Banyumas: Monkeypox, atau yang kini lebih dikenal sebagai Mpox (Cacar Monyet) adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus monkeypox (MPXV), anggota dari genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, ungkap Dosen Ahli Mikrobiologi Klinis dari Fakultas Kedokteran (FK) Unsoed dr.Nia Krisniawati,Sp.,MK. saat pemaparan yang dipandu Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com

Banyumas: Monkeypox, atau yang kini lebih dikenal sebagai Mpox (Cacar Monyet) adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus monkeypox (MPXV), anggota dari genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, ungkap Dosen Ahli Mikrobiologi Klinis dari Fakultas Kedokteran (FK) Unsoed dr.Nia Krisniawati,Sp.,MK. saat pemaparan yang dipandu Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com

Penyakit Cacar Monyet mrenurut Nia (sapaan akrab dr.Nia Krisniawati,Sp.,MK) pertama kali diidentifikasi pada manusia di Republik Demokratik Kongo pada tahun 1970. Meskipun gejalanya lebih ringan dibandingkan dengan smallpox (cacar), Mpox tetap menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, terutama setelah lonjakan kasus yang terjadi di luar wilayah endemis pada tahun 2022 (WHO, 2022).

Berikut dr.Nia Krisniawati,Sp.,MK. yang juga Koordinator Pelaksana Laboratorium Riset Fakultas Kedokteran Unsoed memberikan pemaparan selengkapnya:

1. Gejala dan Manifestasi Klinis

Mpox ditandai dengan gejala awal yang mirip dengan infeksi virus lainnya, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Salah satu gejala khas yang muncul adalah ruam kulit yang berkembang dari makula menjadi papula, vesikula, pustula, hingga akhirnya membentuk krusta. Ruam ini biasanya muncul pertama kali di wajah, lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya termasuk telapak tangan dan kaki. Gejala ini sering kali disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening, yang menjadi tanda pembeda antara Mpox dan Smallpox (Zahmatyar et al., 2023).

2. Transmisi dan Penyebaran

Virus monkeypox dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi kulit dari hewan yang terinfeksi. Hewan seperti tikus, tupai, dan primata dianggap sebagai reservoir alami virus ini. Selain itu, penularan dari manusia ke manusia juga dapat terjadi melalui kontak langsung dengan lesi kulit yang terinfeksi, cairan tubuh, droplet pernapasan, atau benda-benda yang telah terkontaminasi virus.

3. Penularan Seksual

Penularan melalui kontak seksual, terutama di kalangan laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), menjadi perhatian khusus dalam wabah 2022. Data menunjukkan bahwa lebih dari 90% kasus baru terjadi melalui kontak seksual, yang menyoroti perubahan pola penyebaran penyakit ini di luar wilayah endemis (Sah et al., 2022). Selain itu, risiko penularan dari manusia ke hewan juga perlu diwaspadai, terutama dalam kasus-kasus tertentu di mana hewan peliharaan tertular dari pemiliknya yang terinfeksi Mpox (Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Mpox, 2023).

4. Epidemiologi Terbaru

Pada tahun 2022, dunia dikejutkan dengan penyebaran Mpox yang cepat ke berbagai negara non-endemik. Di Indonesia, kasus Mpox mulai dilaporkan dengan lebih serius. Berdasarkan laporan mingguan terbaru yang mencakup periode dari 21 Juli hingga 3 Agustus 2024, total kasus konfirmasi Mpox di Indonesia mencapai 87 kasus, dengan mayoritas berada di DKI Jakarta. Meskipun tidak ada penambahan kasus baru atau kematian yang dilaporkan selama periode tersebut, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi penyebaran yang masih ada (Update Mpox Kemenkes-Ditjen P2P, 2024).

5. Tindakan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Kesehatan

Untuk mencegah penyebaran virus monkeypox, terutama di fasilitas kesehatan, tindakan pencegahan yang ketat sangat diperlukan:

● Pasien yang dicurigai atau terkonfirmasi terinfeksi harus ditempatkan di kamar tunggal dengan pintu tertutup, dan transportasi pasien di luar kamar harus dibatasi. Saat dipindahkan, pasien harus menggunakan masker medis yang pas dan menutupi lesi kulit yang terbuka (CDC, 2022).

● Tenaga kesehatan yang merawat pasien monkeypox diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (PPE) yang meliputi gaun, sarung tangan, pelindung mata, dan respirator dengan filter N95 atau yang lebih tinggi.

● Limbah medis yang terkontaminasi harus dikelola sesuai dengan regulasi yang berlaku, karena potensi risiko penularan melalui limbah medis ini sangat tinggi (Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Mpox, 2023).

6. Vaksinasi dan Efektivitas Vaksin

Vaksinasi merupakan strategi kunci dalam pencegahan monkeypox. Vaksin smallpox seperti ACAM2000 dan JYNNEOSTM terbukti efektif dalam melindungi terhadap monkeypox, dengan tingkat efektivitas sekitar 85% menurut data dari Afrika. Vaksin JYNNEOSTM, yang juga dikenal sebagai Imvamune atau Imvanex, telah menunjukkan efektivitas yang baik dengan risiko efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan vaksin smallpox generasi sebelumnya. Vaksin ini adalah vaksin non-replikasi, yang aman digunakan pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah (WHO, 2022).

Di Indonesia, vaksin JYNNEOSTM tersedia dan telah disiapkan untuk kelompok berisiko tinggi, termasuk tenaga kesehatan yang menangani pasien dengan Mpox dan komunitas laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), mengingat pola transmisi terbaru dari penyakit ini. Pemerintah Indonesia, melalui Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/1977/2022, menetapkan vaksinasi sebagai salah satu strategi utama dalam penanggulangan wabah Mpox.

Vaksinasi ini dilakukan baik sebagai tindakan preventif (vaksinasi primer) maupun sebagai tindakan pasca-paparan (dalam 4-14 hari setelah terpapar kasus konfirmasi Mpox) (Kementerian Kesehatan RI, 2022).

Meskipun vaksinasi tidak dilakukan secara massal, fokus diberikan pada distribusi vaksin kepada kelompok-kelompok berisiko tinggi yang rentan terhadap penularan. Tantangan yang dihadapi dalam implementasi vaksinasi ini termasuk distribusi yang merata, logistik penyimpanan vaksin, dan peningkatan kesadaran serta edukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi.

Bagi sebagian besar orang yang terpapar monkeypox, risiko penyakit ini lebih besar daripada risiko efek samping dari vaksinasi. Oleh karena itu, vaksinasi sangat dianjurkan terutama bagi mereka yang berada dalam kelompok berisiko tinggi, seperti tenaga kesehatan dan LSL (CDC, 2022).

7. Tantangan

Meskipun berbagai langkah telah diambil, tantangan dalam pengendalian penyebaran Mpox masih besar. Salah satu tantangan terbesar adalah stigma yang melekat pada kelompok tertentu, terutama LSL, yang dapat menghambat upaya deteksi dini dan penanganan.

Kesulitan dalam distribusi vaksin dan logistik perlengkapan medis juga menjadi kendala dalam pencegahan penyebaran lebih lanjut.

Namun, dengan meningkatnya kesadaran global dan upaya bersama dari berbagai negara, termasuk Indonesia, ada harapan bahwa penyebaran Mpox dapat dikendalikan. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya langkah-langkah pencegahan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang ditetapkan dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit ini (Naji, 2022).

8. Kesimpulan

Nia menambahkan bahwa Cacar Monyet (Mpox) adalah penyakit yang dapat dicegah dan dikendalikan dengan upaya pencegahan yang tepat, deteksi dini, dan edukasi masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia dapat mencegah penyebaran Mpox lebih lanjut dan melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit ini.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual
Hot NewsEconomy

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

Arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia kembali menjadi sorotan. Sejumlah investor global tercatat melepas kepemilikan saham maupun surat berharga Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pergerakan suku bunga, serta perubahan strategi investasi internasional.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar
viral

Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

Yana Priatna, pemilik sekaligus pengelola Emeralda Resort, dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh sejumlah konsumen yang mengaku mengalami kerugian total mencapai Rp117 miliar. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan permasalahan investasi dan pengelolaan unit properti yang belum menemukan penyelesaian.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtoto slot gacor terpercayadynasty4dtoto slot gacor hari ini

Berita Terkini

  • 01
    Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

    Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

    9 Jun 2026
  • 02
    Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

    Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

    9 Jun 2026
  • 03
    Sejak Senin Tak Beroperasi, SPPG Bagolo Pangandaran Terkendala Dana Pusat Belum Cair

    Sejak Senin Tak Beroperasi, SPPG Bagolo Pangandaran Terkendala Dana Pusat Belum Cair

    9 Jun 2026
  • 04
    Kepala BGN Buka Suara soal SPPG yang Hentikan Operasional karena Dana MBG Belum Cair

    Kepala BGN Buka Suara soal SPPG yang Hentikan Operasional karena Dana MBG Belum Cair

    8 Jun 2026