LiputanHot News

Negosiasi Nuklir Iran-AS di Oman Berjalan Mulus meski Diancam Trump

SBTim Redaksi SATU BERITA
8 Februari 20263 menit baca
Ilustrasi artikel: Negosiasi Nuklir Iran-AS di Oman Berjalan Mulus meski Diancam Trump

Negosiasi Nuklir Iran-AS di Oman Berjalan Mulus meski Diancam Trump

Pihak berwenang Iran menggambarkan negosiasi terbaru soal nuklir dengan Amerika Serikat di Oman pada Jumat (6/2) berjalan lancar.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pembicaraan tersebut dimulai dengan awal yang baik.
"Saya pikir ada atmosfer yang baik dan dalam satu kalimat saya bisa bilang itu adalah awal yang baik," kata Araghchi, dikutip media pemerintah Iran, IRNA.
Dia juga mengatakan kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan tetapi keputusan tersebut akan disampaikan ke publik setelah berkonsultasi dengan pemerintah pusat.
Meski dianggap awal yang baik, Araghchi tetap memberi catatan. Dia mewanti-wanti AS soal iklim ketidakpercayaan setelah negara pimpinan Donald Trump menyerang Iran demi membantu Israel pada Juni tahun lalu.
Serangan tersebut berlangsung beberapa hari sebelum putaran keenam pembicaraan serupa dijadwalkan.
"Kekhawatiran kami tersampaikan, dan kepentingan kami, hak-hak yang dimiliki rakyat Iran, semua yang perlu dikatakan sudah tersampaikan dalam suasana yang sangat baik," ucap Araghchi.
Putaran berikutnya disebut-sebut berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Namun, sejauh ini belum ada informasi resmi waktu dan lokasi negosiasi selanjutnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Oman Badr bin Hamad Al Busaidi bertemu pihak Iran dan AS secara terpisah untuk menyampaikan pesan antartim usai negosiasi rampung.
"Ini bermanfaat untuk mengklarifikasi cara pandang Iran dan Amerika serta mengidentifikasi area-area yang memungkinkan kemajuan," kata Badr, dikutip Al Jazeera.
Konsultasi tersebut bertujuan untuk melanjutkan putaran negosiasi berikutnya di waktu yang disepakati.
Negosiasi itu berlangsung setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali mengancam bakal menyerang Iran jika tak berhenti bertindak keras ke demonstran. Namun, belakangan retorika dia fokus ke upaya mengekang program nuklir Teheran.
Trump bahkan berkali-kali menyebut kapal-kapal besar AS sudah di perairan Timur Tengah dan siap menggempur Iran jika mereka gagal mencapai kesepakatan nuklir.



Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
Banner promo OasisTogel dengan hadiah togel dan slot onlinedynasty4dtoto