LiputanHot News

Pedagang Daging Sapi se-Jabodetabek Mogok Jualan hingga Sabtu, Kenapa?

SBTim Redaksi SATU BERITA
22 Januari 20264 menit baca
Ilustrasi artikel: Pedagang Daging Sapi se-Jabodetabek Mogok Jualan hingga Sabtu, Kenapa?

Pedagang Daging Sapi se-Jabodetabek Mogok Jualan hingga Sabtu, Kenapa?

Pedagang daging sapi dan rumah pemotongan hewan (RPH) di Jabodetabek mogok berjualan mulai hari ini (22/1) hingga Sabtu (24/1) mendatang.

Aksi mogok dagang ini merupakan bentuk protes atas mahalnya harga timbang sapi hidup di feedloter. Tingginya harga membuat daya beli masyarakat turun.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta Wahyu Purnama mengatakan harga sapi hidup yang mahal membuat harga karkas di rumah pemotongan hewan (RPH) ikut naik. Akibatnya, daya beli masyarakat ikut melemah,

"Maka, melalui surat ini maka kami memberitahukan bahwa seluruh anggota Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) bandar sapi potong dan pedagang daging akan melakukan aksi mogok dagang sebagai salah satu bentuk protes dan keprihatinan," ujar Wahyu dalam surat pemberitahuan aksi ke Mabes Polri

Namun nyatanya, imbuh Wahyu, jaminan kestabilan harga itu tidak terealisasi sehingga pedagang sapo dan RPH diseluruh Jabodetabek menggelar aksi protes dengan mogok dagang selama tiga hari.

"Kami berharap Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga untuk hajat hidup orang banyak dan keberlangsungan UMKM di hilirisasi," ujarnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS Nasional), rata-rata harga daging sapi kualitas I hari ini naik Rp7.00 menjadi Rp149.250 per kg. Sedangkan daging sapi kualitas II naik Rp5.000 menjadi Rp139.600 per kg.


Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

Arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia kembali menjadi sorotan. Sejumlah investor global tercatat melepas kepemilikan saham maupun surat berharga Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pergerakan suku bunga, serta perubahan strategi investasi internasional.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

Yana Priatna, pemilik sekaligus pengelola Emeralda Resort, dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh sejumlah konsumen yang mengaku mengalami kerugian total mencapai Rp117 miliar. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan permasalahan investasi dan pengelolaan unit properti yang belum menemukan penyelesaian.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari initaruma4d slot maxwin