LiputanKriminal

Pelaku Terekam CCTV, Wanita Dibunuh di Indekos Semarang

SBTim Redaksi SATU BERITA
18 Oktober 20245 menit baca
Ilustrasi artikel: Pelaku Terekam CCTV, Wanita Dibunuh di Indekos Semarang

SEMARANG - Seorang wanita ditemukan tewas berlumuran darah dengan penuh luka di sebuah indekos Jalan Peterongan Timur, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (18/10) dini hari.

SEMARANG - Seorang wanita ditemukan tewas berlumuran darah dengan penuh luka di sebuah indekos Jalan Peterongan Timur, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (18/10) dini hari.

Korban bernama inisial RA (28) asal Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jateng.

Korban diketahui merupakan karyawati di sebuah perusahaan call center di Kota Semarang.

"Saya kurang begitu paham, cuma sekitar jam 12-an malam ada orang teriak-teriak lalu disampaikan ke saya," kata Joko Wahyudi (40), Ketua RT setempat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (18/10).


Dalam rekaman kamera pengawas atau CCTV yang diterima JPNN.com, pelaku memanjat pagar indekos menuju kamar korban di lantai 2 pada Kamis (17/10) sekitar pukul 23.58 WIB.

Pelaku memarkirkan sepeda motornya di depan indekos yang berhadapan dengan Masjid Istiqomah.
Lima menit kemudian, pelaku keluar lewat gerbang indekos lalu meninggalkan lokasi kejadian.

"Kejadiannya begitu cepat, ada orang laki-laki datang naik pagar lalu keluar," kata Joko Wahyudi.
Mengetahui kejadian itu, Joko lantas mendatangi lokasi kejadian sembari menghubungi aparat kepolisian. Dia bilang korban tengkurap penuh luka tusuk.

"Korban kerja sebagai call center, ditemukan sudah bersimbah darah, posisi tengkurap," kata Joko, menyebut jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Semarang sekitar pukul 02.00 WIB.

Joko mengatakan tetangga sebelah kamar korban sempat melihat pelaku seusai beraksi dengan membawa sebilah pisau.

"Sebelah kamar korban lihat ada laki-laki keluar bawa pisau, dia buka pintu kamarnya terus takut masuk lagi," katanya.

Dari informasi masyarakat sekitar, pelaku telah mengitari lokasi kejadian dua jam sebelum melakukan aksinya. Warga sempat bertanya kepada pelaku, tetapi langsung melarikan diri.

"Jam 10 malam (pelaku) sudah keliling di sini, gerak-geriknya mencurigakan ditanya warga ada apa, langsung ngegas motornya persis yang ada di CCTV," katanya.

Indekos tersebut merupakan khusus perempuan. Terdapat 10 kamar yang seluruhnya dihuni pengekos. Korban telah mengekos selama empat tahun.

"Sudah lama, empat tahun kos di sini, sebelumnya tidak ada peristiwa apa-apa, aman," kata Faizal Setyo (29), pemilik indekos.

Faizal mengatakan korban kesehariannya setelah bekerja hanya di indekos. Dia menyebut korban pendiam, keluar indekos beli makan lalu pulang lagi.


"Korban paling pulang kerja terus keluar makan lalu pulang kos lagi. Teman-teman kos tidak mengenal, pelaku asing bagi mereka," ujarnya.

Kini, polisi tengah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dengan memasang garis pembatas kuning kepolisian di lokasi kejadian.

"Lagi penyelidikan di lapangan dan kami tindak lanjuti," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dudung Apresiasi Inovasi Burger Singkong dan Jamur, Jadi Andalan Dapur MBG di Malang

Dudung Apresiasi Inovasi Burger Singkong dan Jamur, Jadi Andalan Dapur MBG di Malang

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman memberikan apresiasi terhadap inovasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang. Salah satu menu yang menarik perhatian adalah burger berbahan dasar singkong dan mikroprotein jamur yang dinilai memiliki cita rasa dan kandungan gizi yang baik.

13 Jun 20261 menit
Baca artikel
Ketika Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Suara Kritik Menggema dari Kampus

Ketika Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Suara Kritik Menggema dari Kampus

Gelombang aksi mahasiswa yang terjadi di berbagai daerah menjadi sorotan publik. Di tengah berbagai persoalan ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan, mahasiswa kembali mengambil peran sebagai kelompok yang menyuarakan kritik serta tuntutan perubahan melalui demonstrasi dan gerakan advokasi.

13 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
oasistogel slot online gacordynasty4dtoto slot gacor hari ini