Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

Hubungi via halaman kontak
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. pemerintah tarik utang baru rp 386 triliun hingga mei 2026
LiputanviralEconomy

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026

SBTim Redaksi SATU BERITA
5 Juni 20265 menit baca
Share
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026

Pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp 386 triliun hingga akhir Mei 2026 untuk mendukung pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penarikan utang tersebut dilakukan melalui berbagai instrumen pembiayaan, termasuk penerbitan surat berharga negara (SBN) dan pinjaman, dengan tetap memperhatikan pengelolaan fiskal yang berkelanjutan.

Pemerintah mencatat realisasi pembiayaan utang sebesar Rp 386 triliun hingga akhir Mei 2026. Angka tersebut merupakan bagian dari strategi pembiayaan APBN yang dilakukan untuk menutup kebutuhan anggaran sekaligus menjaga stabilitas fiskal di tengah dinamika ekonomi global.

Berdasarkan laporan Kementerian Keuangan, pembiayaan utang masih menjadi salah satu instrumen utama dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, serta program prioritas nasional lainnya.

Baca Juga: Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Pekanbaru

Sebagian besar penarikan utang berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), baik yang dipasarkan di dalam negeri maupun pasar internasional. Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan sumber pembiayaan lain melalui pinjaman yang memiliki skema dan tenor tertentu sesuai kebutuhan pengelolaan kas negara.

Pemerintah menegaskan bahwa penarikan utang dilakukan secara terukur dan mempertimbangkan kondisi pasar keuangan. Strategi pembiayaan juga diarahkan untuk menjaga biaya utang tetap terkendali serta meminimalkan risiko terhadap keberlanjutan fiskal jangka panjang.

Kementerian Keuangan menyatakan bahwa meskipun realisasi utang bertambah, posisi rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih berada dalam batas yang dinilai aman dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Pemerintah juga terus mengoptimalkan penerimaan negara untuk mengurangi tekanan terhadap kebutuhan pembiayaan.

Baca Juga: Jang Wonyoung IVE Jadi Sorotan, Tetap Unggah Momen Makan Malam Mewah di Tengah Kontroversi

Di sisi lain, sejumlah ekonom mengingatkan pentingnya menjaga kualitas belanja negara agar setiap tambahan utang dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang optimal. Penggunaan utang yang produktif dinilai menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hingga Mei 2026, pemerintah menyatakan akan terus mengelola pembiayaan secara hati-hati dengan memperhatikan perkembangan ekonomi global, kondisi pasar keuangan, serta target defisit APBN yang telah ditetapkan.

source: Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Rupiah Tembus 18000 per Dolar: Penyebab & Dampaknya
Economy

Rupiah Tembus 18000 per Dolar: Penyebab & Dampaknya

11 Jul 20261 menit
Baca artikel
Dapur MBG Membengkak: Mengapa Target Titik SPPG Terus Naik?
Economy

Dapur MBG Membengkak: Mengapa Target Titik SPPG Terus Naik?

11 Jul 20261 menit
Baca artikel
Target Pembangunan 1.500 SPPG Polri 2026: Lokasi dan Kesiapannya
Economy

Target Pembangunan 1.500 SPPG Polri 2026: Lokasi dan Kesiapannya

11 Jul 20261 menit
Baca artikel
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026: Target 5,4% vs Ramalan IMF
Economy

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026: Target 5,4% vs Ramalan IMF

11 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari inioasistogel slot online gacor

Daftar Isi

  • Baca Juga: Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu Jaringan Malaysia di Pekanbaru
  • Baca Juga: Jang Wonyoung IVE Jadi Sorotan, Tetap Unggah Momen Makan Malam Mewah di Tengah Kontroversi

Berita Terkini

  • 01
    Rupiah Tembus 18000 per Dolar: Penyebab & Dampaknya

    Rupiah Tembus 18000 per Dolar: Penyebab & Dampaknya

    11 Jul 2026
  • 02
    Dapur MBG Membengkak: Mengapa Target Titik SPPG Terus Naik?

    Dapur MBG Membengkak: Mengapa Target Titik SPPG Terus Naik?

    11 Jul 2026
  • 03
    Target Pembangunan 1.500 SPPG Polri 2026: Lokasi dan Kesiapannya

    Target Pembangunan 1.500 SPPG Polri 2026: Lokasi dan Kesiapannya

    11 Jul 2026
  • 04
    Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026: Target 5,4% vs Ramalan IMF

    Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026: Target 5,4% vs Ramalan IMF

    11 Jul 2026
  • 05
    Dampak Sensus Ekonomi 2026 pada UKM dan Penjual Online Indonesia

    Dampak Sensus Ekonomi 2026 pada UKM dan Penjual Online Indonesia

    10 Jul 2026
  • 06
    Viral Hari Ini: Rekam Jejak Vicky Prasetyo Kontroversi Terbaru 2026

    Viral Hari Ini: Rekam Jejak Vicky Prasetyo Kontroversi Terbaru 2026

    10 Jul 2026