Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. perempuan 33 tahun diduga dibunuh suami di sidorejo krian sidoarjo
LiputanKriminal

Perempuan 33 Tahun Diduga Dibunuh Suami di Sidorejo Krian Sidoarjo

SBTim Redaksi SATU BERITA
30 Oktober 20244 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Perempuan 33 Tahun Diduga Dibunuh Suami di Sidorejo Krian Sidoarjo

Penemuan mayat perempuan berusia 33 tahun di RT 10/RW 03, Dusun Sidorame, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian diduga menjadi korban pembunuhan sadis, Rabu (30/10).

Penemuan mayat perempuan berusia 33 tahun di RT 10/RW 03, Dusun Sidorame, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian diduga menjadi korban pembunuhan sadis, Rabu (30/10).

Informasi yang dihimpun, Unik Margareta diduga tewas di tangan suaminya. Pasalnya, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi berlumuran darah di bagian wajah dan ditutupi kantong plastik besar warna hitam.

Usut punya usut, korban sudah lama ikut dengan suaminya, IM, di Kabupaten Trenggalek. Namun, dua hari sebelumnya pada Senin (28/10), korban pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Sidorejo, Krian.

Masih belum diketahui secara pasti sebab korban tiba-tiba pulang sendiri tanpa bersama suami dan anak-anaknya. Berselang satu hari, suami korban menyusul ke Sidorejo, Krian.


"Keluarga korban tidak ada kecurigaan, mereka (suami dan korban, red) ngobrol biasa seperti tidak ada masalah," ujar Kepala Dusun (Kasun), Sidorame, Sidorejo, Muhammad Rejo.

Apalagi, menurut Rejo, adik ipar korban masih melihat IM dan korban masih berbincang-bincang di dalam rumah pada Rabu (30/10) sekitar pukul 01.30.

"Saya tanya adik iparnya, waktu itu tidak dengar suara jeritan atau apa? 'tidak dengar sama sekali'," ungkap pria 55 tahun itu.

Dijelaskannya, keluarga korban histeris ketika mengetahui korban sudah meninggal dunia sekitar pukul 04.30. Diduga korban dianiaya oleh suaminya di pekarangan belakang rumahnya.

"Ada banyak bekas darah di sekitar lokasi, korban ditemukan dalam keadaan telungkup ditutup kantong plastik hitam besar," urainya.
Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, pekarangan tersebut merupakan tempat kandang ayam dan banyak pepohonan di sekitarnya. Saat itu, korban ditemukan oleh pamannya di bawah pohon pisang sebelah timur.

Untuk itu, Polisi sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang police line, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.

Saat ini korban sudah berada di Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk dilakukan otopsi. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga di Sidorejo, Krian.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amarullah mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di belakang rumahnya.

"Diduga menjadi korban penganiayaan," tandasnya

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Hot News

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap
Hot News

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4d slot maxwinkaisar4dtoto slot gacor terpercaya

Berita Terkini

  • 01
    Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

    Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

    15 Jun 2026
  • 02
    Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

    Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

    15 Jun 2026
  • 03
    AS dan Iran Nyatakan Damai, Namun Kesepakatan Akhir Masih Bersifat Tentatif

    AS dan Iran Nyatakan Damai, Namun Kesepakatan Akhir Masih Bersifat Tentatif

    15 Jun 2026
  • 04
    Dudung Apresiasi Inovasi Burger Singkong dan Jamur, Jadi Andalan Dapur MBG di Malang

    Dudung Apresiasi Inovasi Burger Singkong dan Jamur, Jadi Andalan Dapur MBG di Malang

    13 Jun 2026