Perempuan 33 Tahun Diduga Dibunuh Suami di Sidorejo Krian Sidoarjo

Penemuan mayat perempuan berusia 33 tahun di RT 10/RW 03, Dusun Sidorame, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian diduga menjadi korban pembunuhan sadis, Rabu (30/10).
Penemuan mayat perempuan berusia 33 tahun di RT 10/RW 03, Dusun Sidorame, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian diduga menjadi korban pembunuhan sadis, Rabu (30/10).
Informasi yang dihimpun, Unik Margareta diduga tewas di tangan suaminya. Pasalnya, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi berlumuran darah di bagian wajah dan ditutupi kantong plastik besar warna hitam.
Usut punya usut, korban sudah lama ikut dengan suaminya, IM, di Kabupaten Trenggalek. Namun, dua hari sebelumnya pada Senin (28/10), korban pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Sidorejo, Krian.
Masih belum diketahui secara pasti sebab korban tiba-tiba pulang sendiri tanpa bersama suami dan anak-anaknya. Berselang satu hari, suami korban menyusul ke Sidorejo, Krian.
"Keluarga korban tidak ada kecurigaan, mereka (suami dan korban, red) ngobrol biasa seperti tidak ada masalah," ujar Kepala Dusun (Kasun), Sidorame, Sidorejo, Muhammad Rejo.
Apalagi, menurut Rejo, adik ipar korban masih melihat IM dan korban masih berbincang-bincang di dalam rumah pada Rabu (30/10) sekitar pukul 01.30.
"Saya tanya adik iparnya, waktu itu tidak dengar suara jeritan atau apa? 'tidak dengar sama sekali'," ungkap pria 55 tahun itu.
Dijelaskannya, keluarga korban histeris ketika mengetahui korban sudah meninggal dunia sekitar pukul 04.30. Diduga korban dianiaya oleh suaminya di pekarangan belakang rumahnya.
"Ada banyak bekas darah di sekitar lokasi, korban ditemukan dalam keadaan telungkup ditutup kantong plastik hitam besar," urainya.
Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, pekarangan tersebut merupakan tempat kandang ayam dan banyak pepohonan di sekitarnya. Saat itu, korban ditemukan oleh pamannya di bawah pohon pisang sebelah timur.
Untuk itu, Polisi sudah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang police line, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.
Saat ini korban sudah berada di Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk dilakukan otopsi. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga di Sidorejo, Krian.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amarullah mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di belakang rumahnya.
"Diduga menjadi korban penganiayaan," tandasnya
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


