LiputanHot News

Prabowo Anugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama ke Meri Hoegeng

SBTim Redaksi SATU BERITA
4 Februari 20265 menit baca
Ilustrasi artikel: Prabowo Anugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama ke Meri Hoegeng

Prabowo Anugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama ke Meri Hoegeng

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Bhayangkara Pratama kepada istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng atau Eyang Meri.

Pemberian tanda kehormatan itu dilakukan setelah adanya usulan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tanda kehormatan itu diserahkan oleh Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan kepada Rama Hoegeng selaku cucu dan perwakilan keluarga.

Adapun penyerahan tanda kehormatan dilakukan di Makam Giri Tama, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (4/2).

Sigit menjelaskan pengajuan tanda kehormatan tersebut sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa Meri Hoegeng kepada institusi Polri.

"Kami sangat menghormati dan menghargai beliau atas banyak hal yang selalu beliau titipkan dan sampaikan dan karena jasa beliau, maka Polri mengajukan kepada Bapak Presiden untuk mendapatkan Bintang Bhayangkara Pratama," jelasnya.

Kapolri mengenang Meri Hoegeng sebagai sosok yang kerap memberi semangat dan masukan terhadap Korps Bhayangkara di setiap kondisi.

"Ini adalah bentuk penghormatan dari kami, adik-adik beliau, anak-anak beliau, terhadap almarhumah atas jasa beliau dalam memberikan spirit, dalam selalu memberikan semangat pada saat situasi-situasi yang memang kami membutuhkan," tuturnya.

Pengajuan nama Meri Hoegeng untuk dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama tertuang dalam surat Kapolri yang ditujukan kepada Presiden Nomor: R/II/KEP/2026.

Eyang Meri meninggal di usia 100 tahun usai menjalani perawatan intensif. Dia Meri lahir pada 23 Juni 1925 dari pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.

Meriyati dan Hoegeng menikah pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta dan dikaruniai tiga orang anak, yakni Sri Pamujining Rahayu, Reni Soerjanti, dan Aditya Soegeng Roeslani.

Jenderal Hoegeng adalah Kapolri kelima RI. Dia memimpin institusi penegak hukum itu kurun waktu 1968-1971.

Semasa berkarier sebagai polisi, dia dikenal sebagai sosok yang tidak hanya berintegritas tinggi, tetapi juga berkomitmen untuk memberantas korupsi dan gratifikasi dalam tubuh kepolisian.





Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4d slot maxwindynasty4dtoto slot gacor hari ini