Prabowo Tinjau Langsung Dapur MBG di Palmerah, Pastikan Kualitas Makanan untuk Siswa

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (2/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses produksi, kebersihan, dan distribusi makanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian pemantauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengunjungi salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Kunjungan ini dilakukan setelah sebelumnya Presiden meninjau pelaksanaan MBG di SMP Negeri 111 Jakarta.
Dalam peninjauan tersebut, Prabowo melihat secara langsung berbagai tahapan proses penyediaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat. Presiden juga menyempatkan diri berdialog dengan para petugas dapur dan pengelola SPPG.
Baca Juga: Polri Tetapkan 26 Tersangka Penipuan Haji, Kerugian Korban Capai Rp21,7 Miliar
Prabowo menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada siswa. Menurutnya, program MBG bukan hanya soal menyediakan makanan, tetapi juga memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar gizi, keamanan pangan, dan kebersihan.
Selama berada di dapur MBG Palmerah, Presiden memeriksa sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang penyimpanan bahan makanan, area pengolahan, hingga sistem distribusi. Ia ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur agar makanan yang diterima siswa tetap dalam kondisi baik.
Baca Juga: Pembunuhan WN Korea Selatan Direncanakan Sejak 2025, Korban Dipantau Berkali-kali
Program MBG menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui program tersebut, pemerintah berharap kebutuhan gizi anak-anak sekolah dapat terpenuhi sehingga mendukung kesehatan, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik mereka.
Kunjungan langsung ke dapur MBG juga menjadi bagian dari upaya pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan program di lapangan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh SPPG mampu menjalankan tugasnya sesuai standar yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Setelah Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan seorang wanita di Bandung, berhasil ditangkap aparat kepolisian, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan nasib sayembara senilai Rp250 juta yang sebelumnya dijanjikan bagi pihak yang membantu mengungkap keberadaan pelaku.
Timnas Indonesia dipastikan tidak akan berpartisipasi pada cabang sepak bola putra Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menegaskan bahwa absennya Indonesia disebabkan regulasi baru yang diterapkan oleh penyelenggara Asian Games bersama AFC dan OCA.



