Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. pramono pastikan belum ada kasus virus nipah di jakarta
LiputanHot News

Pramono Pastikan Belum Ada Kasus Virus Nipah di Jakarta

SBTim Redaksi SATU BERITA
3 Februari 20268 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Pramono Pastikan Belum Ada Kasus Virus Nipah di Jakarta

Pramono Pastikan Belum Ada Kasus Virus Nipah di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan belum ditemukan kasus virus Nipah di Jakarta.

Pramono mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta tetap meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipasi.

"Yang virus Nipah sekali lagi, alhamdulillah sampai hari ini di Jakarta belum ditemukan yang terkena virus Nipah. Kemarin waktu berkomunikasi dengan Bapak Menteri Kesehatan, mudah-mudahan Jakarta segera mengantisipasi untuk itu," ujar Pramono di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (3/2) pagi.

"Saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera mengatasi, menangani itu dan mudah-mudahan Jakarta lebih tanggap, karena persoalan yang menyangkut virus Nipah terus kemudian yang kemarin kencing apa? Tikus dan sebagainya mudah-mudahan tidak terjadi di Jakarta," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai virus Nipah, penyakit zoonotik berbahaya yang dapat menular dari hewan ke manusia, maupun antar manusia dengan tingkat kematian yang tinggi.

Ani menjelaskan, penularan virus Nipah dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita.

"Penularan terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita," ujar Ani dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (2/2).

Ia menyebutkan, gejala awal infeksi virus Nipah umumnya berupa demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Namun, dalam perkembangannya, penyakit ini dapat memicu gangguan pernapasan hingga radang otak atau ensefalitis.

"Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot yang dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan dan radang otak," lanjutnya.

Ani pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan yang sakit, serta tidak mengonsumsi buah yang terbuka, rusak, atau diduga terpapar gigitan kelelawar.

Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala setelah melakukan kontak berisiko.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Nipah. Hingga saat ini, Kemenkes melaporkan belum ada kasus penularan virus Nipah di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes Murti Utami mengatakan, virus Nipah merupakan penyakit zoonotik dengan inang utama kelelawar buah.

Penularan dapat terjadi melalui perantara hewan lain, seperti babi, maupun melalui konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, misalnya buah atau nira.

"Hingga saat ini belum terdapat laporan kasus konfirmasi penyakit virus Nipah pada manusia di Indonesia. Namun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat Indonesia termasuk wilayah berisiko berdasarkan kedekatan geografis dan intensitas mobilitas dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa," ujar Murti, seperti dikutip dari Antara, Minggu (1/2).

Murti juga mengingatkan dinas kesehatan di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, untuk memantau dan memverifikasi secara berkala tren kasus suspek meningitis atau ensefalitis, Influenza Like Illness (ILI), Severe Acute Respiratory Infection (SARI), ISPA, serta pneumonia.

Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi nira atau aren langsung dari pohonnya karena kelelawar berpotensi mengontaminasi sadapan nira pada malam hari.

Kasus virus Nipah kembali menjadi perhatian global setelah dilaporkan peningkatan kasus di India. Per 26 Januari 2026, tercatat dua kas konfirmasi tanpa kematian di Distrik North 24 Parganas, negara bagian West Bengal.

Seluruh kasus konfirmasi tersebut merupakan tenaga kesehatan. Saat ini, lebih dari 120 kontak erat telah diidentifikasi dan seluruhnya menjalani karantina sembari investigasi terus dilakukan.





Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Hot News

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap
Hot News

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari initaruma4d slot maxwin

Berita Terkini

  • 01
    Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

    Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

    15 Jun 2026
  • 02
    Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

    Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

    15 Jun 2026
  • 03
    AS dan Iran Nyatakan Damai, Namun Kesepakatan Akhir Masih Bersifat Tentatif

    AS dan Iran Nyatakan Damai, Namun Kesepakatan Akhir Masih Bersifat Tentatif

    15 Jun 2026
  • 04
    Dudung Apresiasi Inovasi Burger Singkong dan Jamur, Jadi Andalan Dapur MBG di Malang

    Dudung Apresiasi Inovasi Burger Singkong dan Jamur, Jadi Andalan Dapur MBG di Malang

    13 Jun 2026