Pria Cilacap Nekat Tenggak Pestisida Usai Bunuh Pacar di Hotel

SBTim Redaksi SATU BERITA
2 Desember 20254 menit baca
Ilustrasi artikel: Pria Cilacap Nekat Tenggak Pestisida Usai Bunuh Pacar di Hotel

keterangan tersangka kasus pembunuhan

Seorang perempuan berinisial PW (18) ditemukan tewas di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap. Dari hasil penyelidikan polisi, korban tewas akibat dibunuh dengan cara dicekik pada Minggu (30/11) malam.


Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono menjelaskan pelaku merupakan pria berinisial S (41) warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap. Pelaku sudah menjalin hubungan asmara dengan korban sejak beberapa bulan terakhir.

Tersangka sudah punya istri dan anak. Pengakuannya bekerja sebagai kontraktor membangun rumah di Jakarta," ungkap dia.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 351 ayat (3) KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman 7 tahun penjara.


"Tersangka mengakui membunuh korban dengan cara mencekik menggunakan tangan hingga korban tidak berdaya setelah berhubungan badan sebanyak tiga kali," kata Budi saat ungkap kasus di Mapolresta Cilacap, Selasa (2/12/2025).

Budi mengatakan pelaku mengaku nekat membunuh karena sakit hati setelah cekcok dengan korban.


"Setelah selesai, mereka berdua ngobrol dan dalam obrolan itu ada omongan korban yang menyinggung tersangka. Sehingga tersangka melakukan kekerasan kepada korban. Korban ditemukan tanpa busana," ungkap dia.

Usai membunuh, tersangka merasa panik dan menenggak cairan pestisida yang sudah dibawanya. Pelaku pun berniat untuk bunuh diri.

"Setelah meminum Baygon, tersangka sempat pingsan dan muntah-muntah. Namun kemudian sadar lagi dan menghubungi resepsionis kalau teman kamarnya meninggal dunia," terangnya.

Mendapat informasi tersebut, pihak hotel lalu menghubungi Polsek Sidareja. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP.

"Dari hasil penyelidikan korban meninggal karena dicekik. Lalu tersangka berusaha untuk bunuh diri dengan mengonsumsi Baygon, tapi nyawanya tertolong," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan antara korban dan pelaku sudah menjalin hubungan asmara sejak 6 bulan lalu. Mereka saling mengenal lewat media sosial TikTok.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat, 14 Orang Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

15 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
taruma4d slot maxwindynasty4dtoto slot gacor hari ini