
Pemerintah menyalurkan bantuan perangkat internet Starlink untuk masyarakat Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat akses komunikasi dan internet di wilayah terluar Indonesia.
"Internet bukan lagi kemewahan, tapi kebutuhan. Dari Miangas, Indonesia membuktikan bahwa wilayah terluar pun berhak terhubung dengan dunia"
Pulau Miangas yang berada di wilayah perbatasan Indonesia kembali mendapat perhatian pemerintah dalam penguatan infrastruktur digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan bantuan perangkat internet Starlink guna memperluas akses komunikasi masyarakat di pulau terluar tersebut.
Baca Juga: BTS Disambut Hangat Presiden Meksiko di Mexico City Sebelum Gelaran Konser
Dalam laporan terbaru, pemerintah disebut menyalurkan sekitar 180 unit modem Starlink serta ratusan perangkat pendukung komunikasi lainnya untuk membantu konektivitas masyarakat. Kehadiran layanan internet satelit ini diharapkan mampu mempercepat akses informasi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi warga Miangas.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan transformasi digital hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pemerintah menilai akses internet yang stabil sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kedaulatan negara di daerah perbatasan.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul evaluasi terkait operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pihak menilai terdapat potensi pemborosan anggaran yang nilainya disebut bisa mencapai Rp 1 triliun per bulan apabila tata kelola program tidak segera diperbaiki.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran telah memasuki fase akhir dan mengumumkan pembatalan rencana serangan militer besar yang sebelumnya disiapkan. Keputusan tersebut disebut diambil setelah adanya perkembangan dalam jalur diplomasi antara kedua negara.



