
Rupiah melemah hingga Rp17.300 per dolar AS di tengah tekanan global dan penguatan dolar.
Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda tercatat melemah hingga menembus level Rp17.300 per dolar Amerika Serikat.
Pelemahan ini dipicu oleh sentimen global yang masih belum stabil, SLOT GACOR termasuk kebijakan suku bunga Amerika Serikat serta ketegangan geopolitik yang memengaruhi pergerakan pasar keuangan dunia.
Pada pembukaan perdagangan, rupiah berada di kisaran Rp17.349 per dolar AS, melemah dibandingkan posisi sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan tekanan yang cukup kuat di pasar valuta asing.
Selain itu, penguatan dolar AS juga menjadi faktor utama yang menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. LOGIN DYNASTY Investor global cenderung mengalihkan asetnya ke instrumen yang dianggap lebih aman.
Analis menilai, pergerakan rupiah masih akan fluktuatif dalam jangka pendek, mengikuti perkembangan global. Sentimen dari kebijakan bank sentral dan kondisi geopolitik diperkirakan masih menjadi penentu utama arah pasar.
Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai kebijakan, guna menghindari dampak lebih luas terhadap perekonomian nasional
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.
Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.



