Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

[email protected]
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. rupiah tembus rp17 ribu ancaman inflasi hingga utang jumbo mengintai
LiputanHot News

Rupiah Tembus Rp17 Ribu, Ancaman Inflasi hingga Utang Jumbo Mengintai

SBTim Redaksi SATU BERITA
18 Maret 20267 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Rupiah Tembus Rp17 Ribu, Ancaman Inflasi hingga Utang Jumbo Mengintai

Rupiah Tembus Rp17 Ribu, Ancaman Inflasi hingga Utang Jumbo Mengintai

Nilai tukar rupiah kemarin sempat menembus level Rp17 ribu meski akhirnya turun ke Rp16.997 per dolar AS pada penutupan perdagangan, Senin (16/3) sore. Jatuhnya kurs rupiah ke Rp17 ribu kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Pasalnya, amblasnya rupiah ini dinilai tidak hanya mencerminkan gejolak pasar, tetapi juga dapat membawa dampak luas terhadap inflasi, daya beli masyarakat, hingga beban fiskal pemerintah.

Analis Senior InDi satu sisi, sektor yang berorientasi ekspor seperti komoditas sawit, batu bara, hingga sebagian industri manufaktur dapat memperoleh keuntungan. Penerimaan dalam dolar akan meningkat ketika dikonversi ke rupiah.

Namun di sisi lain, banyak industri domestik masih bergantung pada bahan baku impor sehingga pelemahan rupiah justru menaikkan biaya produksi.

"Pelemahan rupiah ke kisaran Rp17 ribu per dolar memberi efek campuran terhadap ekonomi Indonesia," kata Ronny kepada CNNIndonesia.com.

Menurut Ronny, dampak yang lebih luas justru datang dari sisi negatifnya. Rupiah yang melemah berpotensi mendorong imported inflation atau inflasi yang berasal dari barang impor. Harga energi, pangan impor, hingga bahan baku industri berpotensi meningkat jika kurs terus tertekan.

"Jika pelemahan berlangsung lama, tekanan akan muncul pada inflasi, biaya produksi, dan akhirnya daya beli masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, pelemahan rupiah juga dinilai akan meningkatkan beban pembayaran utang luar negeri pemerintah maupun korporasi dalam denominasi rupiah.

Ronny menilai jika kurs bertahan lama mendekati Rp17 ribu per dolar, efeknya bisa menekan stabilitas ekonomi domestik.

"Jika kurs mendekati Rp17 ribu dan bertahan lama, efeknya lebih condong menekan stabilitas ekonomi domestik, bukan sekadar fluktuasi pasar," ujarnya.

Ronny memandang pelemahan rupiah belakangan ini bukan hanya karena pecahnya perang di Timur Tengah. Konflik itu memang menjadi salah satu pemicu karena mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan ketidakpastian pasar global. Namun, sentimen domestik turut andil mendorong depresiasi mata uang Garuda.

"Jadi, perang hanya pemicu tambahan, bukan penyebab tunggal. Biasanya pasar bergerak karena akumulasi faktor eksternal dan domestik," jelas Ronny.

Secara regional, ia mengatakan memang banyak mata uang Asia juga mengalami tekanan ketika dolar AS menguat. Apabila rupiah melemah lebih tajam dibandingkan mata uang negara lain di kawasan, pasar bisa menilai ada kerentanan tambahan dari sisi fundamental domestik.

"Jika rupiah melemah lebih cepat dibandingkan mata uang negara peers di Asia, pasar biasanya membaca adanya kerentanan domestik tambahan," ucapnya.

Ronny menyebutkan ada empat langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk menahan nilai tukar rupiah terus longsor. Pertama, menjaga kredibilitas fiskal. Sebab, pasar sangat sensitif terhadap sinyal pelebaran defisit atau ketidakjelasan arah APBN. Jika fiskal dianggap berisiko, tekanan terhadap rupiah akan meningkat.

Kedua, Kementerian Keuangan harus memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia. Intervensi pasar valas, pengelolaan likuiditas dolar, dan kebijakan suku bunga perlu diarahkan untuk menjaga stabilitas, bukan sekadar mempertahankan level tertentu. Ketiga, memperkuat pasokan devisa melalui optimalisasi ekspor, repatriasi devisa hasil ekspor, serta menjaga surplus perdagangan tetap kuat.

Keempat, pemerintah harus membuat kebijakan yang jelas. Sebab, pasar sering bereaksi bukan hanya pada data ekonomi, tetapi pada ketidakpastian kebijakan. Jika arah kebijakan pemerintah konsisten dan kredibel, tekanan terhadap rupiah biasanya lebih terkendali.

"Singkatnya, pelemahan rupiah ke Rp17 ribu tidak otomatis menjadi krisis, tetapi juga tidak bisa dianggap enteng. Jika dibiarkan tanpa respons kebijakan yang kuat, pelemahan kurs bisa dengan cepat menular ke inflasi, daya beli, dan stabilitas fiskal," pungkas Ronny.



Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak
viralHot News

Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha
Hot Newsviral

Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

20 Mei 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtotokaisar4dtoto

Berita Terkini

  • 01
    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    Pertamina Sebut Indonesia Masih Simpan Potensi 11 Miliar Barel Minyak

    20 Mei 2026
  • 02
    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    Prabowo Ingatkan Anak Muda Jangan Semua Kejar ASN, Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha

    20 Mei 2026
  • 03
    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    Prabowo Sebut Program MBG Sangat Penting bagi Rakyat Kecil

    19 Mei 2026
  • 04
    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    BGN Pastikan Relawan SPPG Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

    18 Mei 2026