LiputanKriminal

Teman Kerja Ditusuk hingga Tewas , Pegawai Minimarket Jadi Tersangka dan Ditahan

SBTim Redaksi SATU BERITA
11 September 20244 menit baca
Ilustrasi artikel: Teman Kerja Ditusuk hingga Tewas , Pegawai Minimarket Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi menetapkan pegawai minimarket berinisial SZ (27) sebagai tersangka karena diduga menikam rekan kerja hingga tewas. Penetapan tersangka terhadap SZ disampaikan Kapolsek Metro Gambir Kompol Jamalinus Nababan usai melakukan serangkaian pemeriksaan.

Polisi menetapkan pegawai minimarket berinisial SZ (27) sebagai tersangka karena diduga menikam rekan kerja hingga tewas.
Penetapan tersangka terhadap SZ disampaikan Kapolsek Metro Gambir Kompol Jamalinus Nababan usai melakukan serangkaian pemeriksaan.

"Sudah kita tetapkan jadi tersangka," kata Jamalinus dalam keterangannya, Rabu (11/9/2024).

Jamalinus mengatakan, SZ dijerat Pasal 338 KUHP. Tersangka kini telah dijebloskan ke ruang tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Betul. Setelah kita lakukan pemeriksaan dan ditetapkan jadi tersangka, kita lakukan penahanan," kata Jamalinus.

Sebelumnya, seorang pegawai minimarket tewas ditusuk rekan kerjanya. Peristiwa itu terjadi di gudang daerah Pecenongan Raya, Gambir, Jakarta Pusat. Jenazah ditemukan tewas di gudang pada Senin 9 September 2024.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan korban sempat bolak-balik ke gudang saat jam kerja. Saat itu korban diikuti pelaku yang merupakan rekan kerjanya.

Tak berselang lama, terdengar suara teriakan yang membuat pegawai lain menghampiri. Saat di lokasi kejadian, pegawai lain melihat korban yang berinisial SY (21) sudah terluka akibat penusukan.

"Korban dalam kondisi tengkurap dengan banyak darah," kata Ade Ary dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9/2024).

Pelaku berinisial SZ (25) terlihat memegang pisau dan hendak melarikan diri. Namun usahanya gagal.
Motif Belum Diketahui

Jamalinus mengatakan, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi. Sejauh ini, motifnya masih misterius. "Untuk motif masih belum. Kita mohon waktu mudah-mudahan satu hari ini kita periksa, sesegera mungkin akan kita sampaikan motif tersangka," ucap Jamalinus.

Dari hasil pemeriksaan, secara kasat mata terlihat ada tiga bekas luka pada tubuh korban. "Di laporan itu di dada, punggung dan bagian kaki. Kalau sudah keluar laporan pemeriksaan resmi dari rekan-rekan rumah sakit nanti kita sampaikan lagi," kata Jamalinus.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

Duel Sengit! Argentina Ditahan Tanjung Verde 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time

Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.

4 Jul 20261 menit
Baca artikel
Dapur MBG Libur Sementara, Pekerja SPPG Bertahan Hidup dengan Kerja Sampingan

Dapur MBG Libur Sementara, Pekerja SPPG Bertahan Hidup dengan Kerja Sampingan

Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

4 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtoto slot gacor terpercayaoasistogel slot online gacor