Tindak Tegas, 2 Perampok di Pamijahan Ambruk Ditembak Polisi Satu Tewas

Dalam sebuah operasi penangkapan, polisi berhasil melumpuhkan kaki dua pelaku perampokan yang telah meresahkan warga Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kedua pelaku, D dan S, merupakan otak di balik aksi perampokan sadis yang mengakibatkan satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
Dalam sebuah operasi penangkapan, polisi berhasil melumpuhkan kaki dua pelaku perampokan yang telah meresahkan warga Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Kedua pelaku, D dan S, merupakan otak di balik aksi perampokan sadis yang mengakibatkan satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
Perampok di Pamijahan Ditembak Polisi
Peristiwa bermula ketika polisi berusaha menangkap para pelaku yang sedang dalam pengejaran. Namun, kedua pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Sebagai upaya terakhir, polisi terpaksa melumpuhkan kaki kedua pelaku.
"Terlihat di belakang yang kami ambil tindakan tegas terukur adalah yang melarikan diri ke Pandeglang.
Saat mereka mengetahui bahwa kita melakukan pengejaran dan penangkapan, mereka mencoba melarikan diri dan mencoba melawan, akhirnya kita ambil tindakan melawan," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, Senin (23/9/2024).
Dianiaya dengan Kunci Pas
Kedua pelaku yang dilumpuhkan yakni berinisial D dan S. Keduanya juga berperan sebagai eksekutor yang menganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia dan melukai keluarga korban.
"Yang menganiaya eksekutornya ada dua orang yaitu saudara D dan saudara S," ungkapnya.
Di samping itu, untuk kondisi keluarga korban HS yakni sang anak berinisial AL sudah pulang ke rumah dengan luka jahitan di kepala. Sedangkan istri dan mertua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Dianiaya menggunakan kunci pas, jadi semua korban dianiaya menggunakan kunci pas," pungkasnya
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Timnas Spanyol tampil meyakinkan dengan mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan tersebut mengantarkan La Roja memastikan tempat di babak 16 besar setelah mendominasi jalannya pertandingan.
Sejumlah kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai terungkap. Dugaan penyimpangan meliputi pengadaan motor listrik, kaus kaki, hingga ompreng (wadah makanan), yang kini tengah diproses oleh aparat penegak hukum.



