TNI AD Klarifikasi Pengawalan Danrem oleh Ajudan dalam Ajang Jogja Marathon

TNI Angkatan Darat memberikan penjelasan terkait sorotan publik mengenai ajudan yang mengawal seorang Komandan Resor Militer (Danrem) saat mengikuti Jogja Marathon tanpa mengenakan nomor peserta (bib). TNI AD menegaskan pengawalan tersebut dilakukan dalam rangka tugas pengamanan terhadap pejabat yang sedang bertugas mengikuti kegiatan publik.
TNI Angkatan Darat angkat bicara terkait beredarnya video dan foto yang memperlihatkan seorang Danrem mengikuti ajang Jogja Marathon dengan pengawalan ajudan yang tidak mengenakan bib peserta. SLOT TERPERCAYA Kejadian tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat, terutama mengenai kepatuhan terhadap aturan lomba.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD menjelaskan bahwa keberadaan ajudan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan terhadap pejabat TNI yang sedang menjalankan aktivitas di ruang publik. Menurutnya, tugas ajudan tidak sebagai peserta lomba, melainkan menjalankan fungsi pengawalan dan pengamanan.
Baca Juga: Polisi Dalami Asal Airsoft Gun yang Dipamerkan Adam Deni Saat Insiden di Jakarta Utara
TNI AD menegaskan bahwa pengawalan terhadap pejabat tertentu dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan dan merupakan bagian dari tugas kedinasan. LOGIN KAISAR4DTOTO Meski demikian, pihaknya tetap menghormati aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga dan akan melakukan evaluasi apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.
Penyelenggara Jogja Marathon juga disebut telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kehadiran pejabat negara maupun aparat keamanan dalam kegiatan tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan jalannya acara tetap aman dan tertib bagi seluruh peserta.
Baca Juga: Tragedi di Sekolah Filipina, Aksi Penembakan Tewaskan Tiga Orang dan Lukai Lima Lainnya
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena ajang lari umumnya menerapkan aturan ketat terkait peserta yang berada di lintasan. TNI AD berharap penjelasan yang diberikan dapat memberikan pemahaman mengenai konteks kehadiran ajudan dalam kegiatan tersebut.
source: TNI AD Buka Suara soal Danrem Dikawal Ajudan Tanpa Bib Saat Jogja Marathon
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, berlangsung dengan berbagai bentuk ekspresi kreatif, mulai dari pembacaan puisi hingga membawa spanduk berisi plesetan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Aksi tersebut menjadi sarana penyampaian aspirasi terhadap sejumlah isu yang berkembang.
Sedikitnya 36 orang dilaporkan tewas setelah Pakistan kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan. Serangan ini memperburuk ketegangan yang telah berlangsung selama beberapa bulan di perbatasan kedua negara.





