
Kepindahan Julian Alvarez ke Atletico Madrid mencatat rekor baru bagi Manchester City. Pemain 24 tahun akan jadi penjualan paling mahal dalam sejarah Man City.
Kepindahan Julian Alvarez ke Atletico Madrid mencatat rekor baru bagi Manchester City. Pemain 24 tahun akan jadi penjualan paling mahal dalam sejarah Man City.
Alvarez mendadak meninggalkan Man City pada awal musim 2024/2025. Hubungannya dengan Pep Guardiola mendadak retak karena keinginan Alvarez untuk dapat jaminan menit bermain secara reguler.
Tak lama, Atletico datang melayangkan tawaran kepada Man City. Negosiasi berjalan lancar, baik antara Atletico dan Man City maupun Atletico dengan Alvarez.
Pada akhirnya, kesepakatan verbal antara pihak-pihak terkait tercapai. Man City, dari sisi finansial, untung besar dari transfer Alvarez. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters
Man City mendatangkan Julian Alvarez dari River Plate pada awal musim 2022/2023 lalu. Chelsea membeli Alvarez setelah tampil apik dan mencetak dua digit gol beruntun pada musim 2021 dan 2022 (setengah musim).
Alvarez diyakini punya bakat yang besar. Lantas, berapa uang yang dikeluarkan Man City untuk membeli Alvarez dari River Plate? Hanya £17 juta!
Setelah dua tahun bermain untuk Man City, Alvarez akan dijual ke Atletico dengan nilai maksimal £82 juta. Angka itu termasuk potensi add-ons yang baru bisa diklaim lewat capaian tertentu.
Nah, dengan hitung-hitungan di atas, Man City punya keuntungan £68 juta dari saga transfer Alvarez. Nilai tersebut berada pada kisaran Rp1,3 triliun!
Man City harusnya jadi tempat yang ideal bagi Julian Alvarez. Dia berada di klub yang bersaing untuk gelar juara, baik pada level antarklub Eropa maupun kompetisi domestik.
Namun, Julian Alvarez justru menginginkan jalan lain. Pemain Timnas Argentina itu memilih untuk meninggalkan Man City dengan dua alasan besar.
Alasan pertama, menurut The Athletic, adalah tidak jelasnya posisi Julian Alvarez di lini depan. Dia berada di bawah bayang-bayang Erling Haaland. Alasan kedua adalah cuaca di Manchester yang membuat Alvarez tidak betah.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Argentina gagal mengamankan kemenangan dalam waktu normal setelah bermain imbang 1-1 melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung ketat memaksa kedua tim melanjutkan duel hingga babak perpanjangan waktu.
Penghentian sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada para pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sejumlah pekerja yang bergantung pada upah harian kini mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup.



