LiputanHot News

Trump Disebut Kaget & Marah Israel Serang Depot Minyak Iran

SBTim Redaksi SATU BERITA
9 Maret 20265 menit baca
Ilustrasi artikel: Trump Disebut Kaget & Marah Israel Serang Depot Minyak Iran

Trump Disebut Kaget & Marah Israel Serang Depot Minyak Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut terkejut dan marah ketika Israel memberi tahu rencana untuk menyerang depot minyak Iran.

Seorang penasihat Trump mengatakan kepada Axios bahwa Trump "tidak menyukai serangan tersebut". Pasalnya, para pejabat AS khawatir cuplikan gambar gudang yang terbakar dapat menakut-nakuti pasar minyak dan mendorong harga energi melonjak lebih tinggi lagi.

"Presiden tidak menyukai serangan itu. Dia ingin menyelamatkan minyak. Dia tidak mau membakarnya. Dan itu mengingatkan orang-orang pada harga bensin yang lebih tinggi," ucapnya kepada Axios.

Seorang pejabat AS juga mengatakan serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar minyak Iran "bukanlah ide bagus".

Menurut seorang pejabat Israel, AS memberi respons soal rencana serangan depot dengan kata: "WTF (apa-apaan!)".

Gedung Putih dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tidak memberikan komentar mengenai laporan ini.

Ini merupakan perselisihan pertama antara AS dan Israel sejak kedua negara meluncurkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari lalu. Seorang pejabat AS mengatakan perselisihan ini akan dibahas secara serius di tingkat senior politik.

Kegelisahan AS sendiri bukannya tidak berdasar. Pada Senin (9/3), harga minyak dunia langsung moreket sekitar 20 persen dan menyentuh level tertinggi sejak Juli 2022 menyusul serangan tersebut.

Pada Sabtu (7/3) malam, Israel mengebom depot minyak Iran hingga meletuskan bola api besar di langit ibu kota Teheran. Dalam video-video yang beredar dan telah diverifikasi, asap hitam tebal terlihat mengepul hebat di udara.

Kementerian Perminyakan Iran melaporkan tiga depot penyimpan minyak telah diserang Negeri Zionis, salah satunya di Kota Karaj, Provinsi Alborz, sebelah barat Teheran.

Tumpahan minyak dari salah satu depot sampai merembes ke sistem pembuangan limbah Teheran dan memicu "sungai api" di sepanjang jalan ibu kota.

IDF mengeklaim serangan tersebut diluncurkan untuk menghancurkan infrastruktur militer Iran. IDF menuduh militer Iran menggunakan depot-depot tersebut "untuk memasok bahan bakar kepada berbagai konsumen termasuk organ militernya."

Juru bicara markas besar Khatam Al Anbiya Iran, selaku pengawas operasi milier, memperingatkan pada Sabtu bahwa jika AS-Israel terus menargetkan infrastruktur minyak Iran, Teheran mungkin saja meluncurkan serangan serupa di Timur Tengah.


Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

Investor Asing Ramai Lepas Aset Indonesia, Ini Faktor yang Mendorong Aksi Jual

Arus keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia kembali menjadi sorotan. Sejumlah investor global tercatat melepas kepemilikan saham maupun surat berharga Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, pergerakan suku bunga, serta perubahan strategi investasi internasional.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

Bos Emeralda Resort Dilaporkan ke Polda Jabar, Konsumen Klaim Rugi hingga Rp117 Miliar

Yana Priatna, pemilik sekaligus pengelola Emeralda Resort, dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh sejumlah konsumen yang mengaku mengalami kerugian total mencapai Rp117 miliar. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan permasalahan investasi dan pengelolaan unit properti yang belum menemukan penyelesaian.

9 Jun 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
kaisar4dtoto slot gacor terpercayataruma4d slot maxwin