Trump Ultimatum Iran, Para Jenderal AS & Israel Bertemu di Pentagon

Trump Ultimatum Iran, Para Jenderal AS & Israel Bertemu di Pentagon
Para petinggi jenderal Amerika Serikat dan Israel bertemu di Kementerian Pertahanan (Pentagon) saat Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan menggempur Iran.
Dua pejabat AS pada Minggu (1/2) mengatakan mereka yang bertemu yakni Kepala Pimpinan Staf Gabungan Jenderal AS Dan Caine dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Eyal Zamir
Namun, mereka tak memberi rincian topik apa yang dibahas para jenderal tersebut di Pentagon.
Menurut laporan media Iokal Israel, Menteri Pertahanan Israel Katz juga bertemu Zamir untuk meninjau situasi di kawasan usai dari Washington.
"(Mereka juga membahas) kesiapan operasional militer Israel untuk setiap kemungkinan skenario," demikian dikutip English Al Arabiya dari media lokal Israel.
Pertemuan para petinggi militer itu terjadi saat Trump sesumbar kapal induk dan kapal perang AS sedang menuju perairan Timur Tengah.
Ketegangan AS dan Iran meningkat tajam selama beberapa pekan terakhir usai demonstrasi besar-besaran di negara Timur Tengah itu.
Trump berulang kali mengancam akan menyerang Iran jika tindakan keras terhadap demonstrasi terus berlangsung.
Namun, belakangan ancaman Trump bertambah. Dia mengatakan AS siap menggempur Iran jika negosiasi program nuklir mereka gagal.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga

Dana Operasional Mandek, Dapur SPPG Sebatik Timur Tutup Sementara, Distribusi MBG ke 31 Sekolah Terganggu
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional. Dampaknya, distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 31 sekolah dan sejumlah penerima manfaat lainnya ikut terhenti.
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta Pusat. Dalam operasi yang dilakukan sepanjang Mei 2026, polisi menangkap 14 orang tersangka dan menyita ribuan butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.


