
Viral! Remaja Perempuan di Garut Jadi Korban Pelecehan Kakak Kelas Pakai Terong
Viral! Remaja Perempuan di Garut Jadi Korban Pelecehan Kakak Kelas Pakai Terong
Garut - Seorang remaja wanita di Kabupaten Garut diduga dilecehkan tiga orang kakak kelasnya. Ironisnya, korban dilecehkan menggunakan sayuran terong.
Kejadian itu berlangsung di sebuah Kecamatan di Garut, pada tahun 2022 silam. Kejadian ini, baru terungkap usai orang tua korban bercerita kepada awak media di Bandung belum lama ini. Laporan polisi dibuat pada Jumat, 20 Desember 2024.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo menjelaskan, kejadian tersebut saat ini tengah didalami oleh pihaknya.
"Benar, ada laporan yang sedang kami tangani. Laporannya diterima hari Jumat, 20 Desember 2024," kata Ari kepada wartawan di Mapolres Garut, Kamis, (9/1/2024).
Berdasarkan keterangan dari korban, saat itu dirinya yang masih berumur 10 tahun tengah menyaksikan perlombaan 17 agustusan di kampung halaman.
"Pengakuannya korban didatangi tiga orang kakak kelasnya, perempuan juga, dan diduga melakukan aksi perundungan," ucap Ari.
Dua orang kakak kelas korban saat itu membuka kaki remaja malang itu. Satu lainnya, membawa terong ungu bekas perlombaan agustusan, kemudian terong diarahkan ke bagian intim korban.
"Posisi korban menggunakan celana panjang. Proses itu dilakukan satu kali, namun cukup keras," ucap Ari Rinaldo.
Selepas kejadian tersebut, korban dilaporkan mengalami trauma, sehingga memutuskan untuk pindah ke Bandung dengan tujuan menenangkan diri.
Ari menambahkan, saat ini kejadian tersebut sedang ditindaklanjuti oleh pihaknya. Sejumlah saksi tengah diperiksa, termasuk meminta visum ke pihak RSUD dr. Slamet Garut.
sumber artikel..suksesslot
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu bergantung pada kepemilikan dolar AS. Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menunjukkan penguatan dalam waktu dekat seiring langkah-langkah yang tengah disiapkan pemerintah.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan masyarakat tetap terlindungi dari dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar beban ekonomi rakyat tidak semakin berat.



