Lompat ke konten utama
satuberita.news — Berita Terpercaya Indonesia
SBSATUBERITA
  • Berita
  • Redaksi
  • Kontak
SBSATUBERITA

Portal berita Indonesia yang menyajikan liputan nasional, internasional, ekonomi, politik, olahraga, dan teknologi — cepat, jelas, dan terpercaya.

satuberita.news

Kategori

  • Anime
  • Economy
  • Film
  • Game
  • Healthy
  • Horror
  • Hot News
  • Keramat

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Hubungi Redaksi

Hubungi via halaman kontak
Indonesia — Redaksi Digital

© 2026 SATU BERITA. Hak cipta dilindungi.

Syarat LayananPrivasiCookies
  1. blog
  2. viral wagub kalbar tantang dedi mulyadi pimpin daerahnya kalau bisa kucium lututnya
LiputanselebritisHot NewsTrending TopicviralWorld News

Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya

SBTim Redaksi SATU BERITA
11 April 20268 menit baca
Share
Ilustrasi artikel: Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya

Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kena sentil Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan soal pembangunan di daerah masing-masing.

Krisantus tegas tak ingin wilayahnya dibandingkan dengan Jawa Barat yang dipimpin Dedi. Ia menekankan jika wilayahnya lebih luas dari Jawa Barat, namun anggarannya jauh lebih kecil.

Menurut Krisantus, hal inilah Ini yang membuat pembangunan di daerah Kalimantan Barat tak secepat Jawa Barat.

Krisiantus menilai bahwa membandingkan efektivitas pembangunan di Jawa Barat dengan Kalimantan Barat adalah hal yang tidak adil secara data.

"Saya tegaskan Kalimantan Barat tidak bisa dibandingkan dengan Provinsi Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat itu luasnya cuma 43.000 km², APBD-nya 31 triliun. Provinsi Kalimantan Barat 1,11 kali Pulau Jawa 171.000 km². Itu luas Kalimantan Barat. APBD-nya 6 triliun lebih," paparnya yang kemudian videonya menjadi viral.

Krisiantus bahkan melontarkan tantangan pada Dedi Mulyadi untuk mencoba memimpin Kalimantan Barat.

"Ada yang mau pinjam Dedi Mulyadi 3 bulan? Suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalimantan Barat. Ayo bertukar kita. Saya mau lihat. Tapi pakai duit 6 triliun bangun Kalimantan Barat. Ayo kalau dia bisa ku cium lututnya. Itu yang terjadi. Jadi tidak bisa dibandingkan Bapak, Ibu dan Saudara-saudara. Kekuatan fiskal kita berbeda, luas kita berbeda," tambahnya.

Menanggapi video viral pernyataan Wagub Kalimantan Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara.

Dia mengutarakan permohonan maaf jika apa yang dilakukannya membuat daerah lain tersindir.

Mengawali respons yang lebih formal, Dedi tetap menunjukkan sikap santun dan mengapresiasi perhatian publik serta doa-doa yang mengalir untuknya.

"Assalamualaikum, sampurasun Wjeng Enjing Wargi Jabar dan seluruh warga net di mana pun berada. Semoga pagi hari ini menyehatkan, mencerahkan, membahagiakan. Terima kasih ya atas doanya yang mengalir dalam setiap waktu sehingga saya bisa terus menjalankan aktivitas, memberikan pikiran, gagasan, melakukan inovasi-inovasi berdasarkan kemampuan yang kami miliki. Semoga Bapak dan Ibu semuanya dalam keadaan bahagia," sapa Dedi dalam pesannya.

Terkait sentilan dari pemerintah Kalimantan Barat, Dedi menjelaskan bahwa inovasi yang dilakukan di Jawa Barat bukanlah upaya untuk merendahkan daerah lain.

"Buat Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih atas tantangannya. Mohon maaf, saya selama ini melaksanakan kegiatan pembangunan di Jawa Barat. Tidak ada maksud untuk diperbandingkan dengan daerah lain. Kami juga memahami setiap daerah punya tantangannya sendiri-sendiri dan persoalan fiskal," ungkapnya secara terbuka.

Dedi juga menunjukkan empati mendalam terhadap beban kerja para pemimpin daerah di wilayah yang luas namun memiliki keterbatasan dana dari pemerintah pusat.

"Kami juga memahami betapa beratnya daerah-daerah dengan luas yang seluas Kalimantan Barat dengan keterbatasan fiskal. Saya juga mohon maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain. Semoga kita bisa bersama-sama untuk terus melayani masyarakat dengan baik," lanjutnya dalam memberikan klarifikasi.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Viral Link DANA Kaget Hari Ini: Cara Mudah Klaim Saldo
viral

Viral Link DANA Kaget Hari Ini: Cara Mudah Klaim Saldo

19 Agu 20261 menit
Baca artikel
Viral Dokter Pusri Palembang Pecat Dokter Hina BPJS
viral

Viral Dokter Pusri Palembang Pecat Dokter Hina BPJS

19 Agu 20261 menit
Baca artikel
Subsidi Energi Membengkak: Dampaknya Bagi Kantong Kita
viral

Subsidi Energi Membengkak: Dampaknya Bagi Kantong Kita

18 Agu 20261 menit
Baca artikel
Kronologi Viral Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera
viral

Kronologi Viral Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera

18 Agu 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
oasistogel slot online gacorkaisar4dtoto slot gacor terpercaya

Berita Terkini

  • 01
    Viral Link DANA Kaget Hari Ini: Cara Mudah Klaim Saldo

    Viral Link DANA Kaget Hari Ini: Cara Mudah Klaim Saldo

    19 Agu 2026
  • 02
    Viral Dokter Pusri Palembang Pecat Dokter Hina BPJS

    Viral Dokter Pusri Palembang Pecat Dokter Hina BPJS

    19 Agu 2026
  • 03
    Subsidi Energi Membengkak: Dampaknya Bagi Kantong Kita

    Subsidi Energi Membengkak: Dampaknya Bagi Kantong Kita

    18 Agu 2026
  • 04
    Kronologi Viral Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera

    Kronologi Viral Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera

    18 Agu 2026
  • 05
    Kronologi Polisi Evakuasi ODGJ yang Berujung Maut

    Kronologi Polisi Evakuasi ODGJ yang Berujung Maut

    18 Agu 2026
  • 06
    Keseruan Viral Tren Bedazzled Ibu Ibu di Media Sosial

    Keseruan Viral Tren Bedazzled Ibu Ibu di Media Sosial

    18 Agu 2026