Presiden Prabowo Subianto menanggapi kondisi nilai tukar rupiah yang sempat melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Ia menyebut banyak pihak terlalu berlebihan dalam menilai kondisi ekonomi Indonesia dan sering menyebut negara akan mengalami krisis akibat fluktuasi mata uang.
Baca Juga: China Sebut Pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump Berjalan Sukses
Prabowo menegaskan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di pedesaan tetap berjalan normal karena mereka tidak menggunakan dolar dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebutuhan utama rakyat seperti pangan dan energi masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Baca Juga: Gunung Marapi Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Capai 500 Meter
Ia juga menilai bahwa meski nilai tukar rupiah mengalami tekanan, hal tersebut tidak serta-merta mencerminkan kondisi ekonomi riil di tingkat masyarakat bawah. Pemerintah, kata Prabowo, tetap optimistis bahwa ketahanan ekonomi Indonesia masih kuat dibanding banyak negara lain yang justru sedang menghadapi tekanan lebih besar.
Pernyataan ini disampaikan dalam rangka merespons kekhawatiran publik terkait penguatan dolar AS yang belakangan menjadi sorotan global.
source: Dolar AS Menggila, Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar!



