Operasi Pemulihan Listrik Aceh: Tower Darurat Terbang dengan Hercules TNI

· 3 min read
dynasty4dtoto-gifoasistogel-gif
PLN memanfaatkan pesawat Hercules untuk mengirim tower listrik darurat ke Aceh, mempercepat perbaikan jaringan yang rusak akibat cuaca buruk. Pemulihan listrik dilakukan bertahap agar seluruh wilayah kembali terlayani.

PT PLN (Persero) bekerja sama dengan TNI AU melakukan langkah cepat untuk memulihkan jaringan listrik di Aceh pascabanjir. Pesawat Hercules diterbangkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk mengangkut material tower darurat, dan pesawat pertama berhasil mendarat di Lanud Iskandar Muda Aceh sekitar pukul 1.45 WIB. Tim gabungan PLN dan TNI AU segera membongkar muatan untuk membangun tower di titik-titik lokasi terdampak.

Hasil penelusuran PLN terhadap jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang terdampak mengungkapkan kerusakan tower lebih luas dari perkiraan awal. Jika sebelumnya terindikasi lima tower roboh, kini jumlahnya bertambah menjadi 12 tower yang rusak, tersebar di jalur Bireun-Arun, Brandan-Langsa, dan Peusangan-Bireun. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Eddi Saputra, menegaskan bahwa pemulihan jaringan listrik akan dilakukan secepat mungkin. Satu kloter material tower darurat telah mendarat dan segera dibawa ke titik kerusakan menggunakan helikopter untuk mempercepat pembangunan.

Mobilisasi cepat dan akurat menjadi kunci dalam upaya pemulihan jaringan transmisi utama. “Awalnya kami mendata lima tower roboh, namun akibat cuaca ekstrem yang terus berlanjut, jumlahnya bertambah menjadi 12 tower,” jelas Eddi. PLN terus meningkatkan volume material dan mempercepat distribusi ke lokasi terdampak dengan bantuan TNI AU. Kolaborasi ini sangat membantu terutama untuk menjangkau lokasi yang tidak dapat ditembus lewat darat.

Begitu material tiba, tim langsung bergerak mengirimnya ke titik-titik prioritas. Selain itu, jumlah personel lapangan ditambah untuk memperkuat pengamanan jaringan, penanganan gangguan, dan percepatan pembangunan struktur sementara. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, dan BPBD agar seluruh proses pemulihan berjalan aman dan terpadu. PLN bekerja 24 jam demi memastikan layanan listrik kembali normal secepat mungkin.

Masyarakat di sekitar area terdampak diimbau tetap berhati-hati dan menjauhi zona pekerjaan demi keselamatan bersama. Laporan gangguan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile agar segera ditindaklanjuti petugas. Upaya cepat dan terkoordinasi ini menjadi langkah penting agar layanan listrik kembali pulih setelah banjir ekstrem di Aceh.

Logo
Copyright © 2025 Satu Berita. All rights reserved.