Affan Kurniawan Jadi Simbol Perlawanan: Protes Nasional Meledak

Kematian Affan Kurniawan (21) saat aksi demo picu gelombang protes. Tujuh Brimob ditahan, Presiden Prabowo janji usut tuntas.
JAKARTA - Tragedi menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojek online berusia 21 tahun, yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob (Barracuda) saat aksi unjuk rasa. Peristiwa ini langsung memicu kemarahan publik dan menyulut gelombang protes di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, hingga Manokwari.
Aliansi mahasiswa, buruh, hingga komunitas ojol bersatu turun ke jalan, menuntut pertanggungjawaban aparat dan reformasi institusi kepolisian. Video tragedi tersebut viral di media sosial dan memperbesar tekanan terhadap pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa, menegaskan kasus ini akan diusut, dan mengumumkan bahwa tujuh anggota Brimob telah ditahan.
Sementara itu, dampak ekonomi langsung terasa. IHSG anjlok lebih dari 2% dan rupiah melemah hampir 1% karena investor cemas dengan situasi politik. Bank Indonesia pun melakukan intervensi di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas.
Kini, nama Affan Kurniawan disebut-sebut sebagai simbol perlawanan rakyat terhadap represif aparat.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Pertamina mengungkap Indonesia masih memiliki potensi cadangan minyak mencapai 11 miliar barel yang tersebar di berbagai wilayah dan belum sepenuhnya dieksplorasi.
Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Ia menilai Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.



