Ammar Zoni Bikin Gempar Sidang: Tiba-tiba Minta Nikah di Depan Hakim

Ammar Zoni mengejutkan sidang dengan meminta kekasihnya, dr. Kamelia, mengurus surat nikah saat ia menjalani sidang eksepsi kasus narkotika. Kamelia merespons hati-hati, mengaku belum siap secara legal namun tetap memberi dukungan penuh.
Ammar Zoni kembali menjadi sorotan publik setelah membuat permintaan tak terduga saat menjalani sidang eksepsi dalam kasus narkotika yang menjeratnya. Di hadapan hakim, jaksa, dan pengunjung sidang, Ammar secara spontan meminta kekasihnya, dr. Kamelia, untuk segera mengurus surat nikah.
Ammar menyebut bahwa ia ingin hubungan mereka berstatus lebih sah secara hukum, sekaligus memudahkan Kamelia dalam membantu berbagai urusan administratif selama dirinya menjalani proses hukum. Pernyataan ini sontak membuat suasana sidang berubah tegang sekaligus haru.
Menanggapi hal tersebut, Kamelia memberikan jawaban yang hati-hati. Ia mengatakan bahwa ia belum siap mengambil keputusan besar itu karena status mereka belum resmi sebagai suami-istri. Meski begitu, Kamelia menegaskan bahwa dirinya tetap mendampingi Ammar “sampai titik darah penghabisan” dan memberikan dukungan moral penuh.
Momen ini langsung viral di media sosial, memicu perdebatan warganet antara yang mendukung langkah Ammar dan yang menilai keputusan itu terlalu emosional dilakukan di tengah proses hukum.
Tim Redaksi SATU BERITA
Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.
Rekomendasi
Baca Juga
Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.



