LiputanHot News

Ashanty Geram: Tanah Warisan Ayahnya di Depok Diduga Diserobot Developer

SBTim Redaksi SATU BERITA
18 September 20252 menit baca
Ilustrasi artikel: Ashanty Geram: Tanah Warisan Ayahnya di Depok Diduga Diserobot Developer

Ashanty merasa kecewa karena tanah warisan ayahnya di Depok masih dalam sengketa namun sudah dibangun oleh pihak developer. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam menghadapi masalah ini.

Penyanyi sekaligus istri Anang Hermansyah, Ashanty, tengah menghadapi masalah serius terkait tanah warisan ayahnya di kawasan Depok. Tanah tersebut kini masuk dalam sengketa, namun sebuah developer disebut tetap melanjutkan pembangunan di atas lahan itu.

Ashanty mengaku geram dan kecewa karena tidak ada kejelasan, sementara pihak lain sudah berani menggarap lahan tersebut. Ia menyatakan siap menempuh langkah hukum untuk memperjuangkan hak keluarga, karena tanah itu adalah peninggalan berharga dari almarhum ayahnya.

Kasus ini langsung menyita perhatian publik, terutama karena menyangkut nama besar Ashanty dan praktik perebutan tanah yang sering menimpa banyak warga. Ia berharap persoalan ini bisa segera selesai dengan adil.

Bagikan Berita:
SB

Tim Redaksi SATU BERITA

Kami berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan pembaca SATU BERITA.

Rekomendasi

Baca Juga

Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

Ketua Paguyuban SPPG Kudus Buka Suara soal Pemeriksaan 78 Mitra: Hanya Sinkronisasi Data

Ketua Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Kudus, Wahyu Widodo, menegaskan pemanggilan 78 mitra oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus bukan merupakan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran, melainkan proses sinkronisasi dan validasi data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

6 Jul 20261 menit
Baca artikel
Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

Nadiem Laporkan Empat Hakim PN Tipikor Jakpus ke KY, Dugaan Pelanggaran Etik Mulai Dikaji

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, melalui tim kuasa hukumnya resmi melaporkan empat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat ke Komisi Yudisial (KY). Laporan tersebut kini tengah dipelajari untuk menentukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

6 Jul 20261 menit
Baca artikel
Info Menarik
dynasty4dtoto slot gacor hari inikaisar4dtoto slot gacor terpercaya